Pembunuhan Jenderal Iran

Dalang Pembunuhan Jenderal Iran, Miliki Rencana Sejak 2016, Tak Mau Pensiun Sebelum Soleimani Gugur

Keputusan Donald Trump untuk melancarkan serangan kepada Iran dan membunuh Qasem Soleimani rupanya tak serta merta berdasarkan keinginannya sendiri.

Dalang Pembunuhan Jenderal Iran, Miliki Rencana Sejak 2016, Tak Mau Pensiun Sebelum Soleimani Gugur
(TIME)
Jenderal Qassem Soleimani tewas oleh serangan Amerika Serikat 

Pompeo juga baru-baru ini menyatakan ia tidak akan bertanding pada pilihan Senat Kansas, sehingga mantan pimpinan CIA ini akan melanjutkan hubungannya di dekat Presiden Donald Trump.

Mike Pompeo dipilih sebagai ketua CIA baru di tahun 2017

Saat ini, ia adalah yang utamanya memimpin kabinet, dan ia sangat berpengaruh, layaknya menteri luar negeri, sekretaris pertahanan negara dan pimpinan CIA menjadi 1.

Meski begitu masih banyak anggota administrasi negara yang tidak setuju dengannya, dan menguatnya pengaruh Pompeo menyebabkan kekhawatiran di beberapa pihak keamanan nasional dari partai Republik.

Briefing yang dilakukan oleh Pompeo dan Mark Esper, Menteri Pertahanan Negara, dikritik habis-habisan oleh Senator Utah Mike Lee dan menyebutnya "briefing terburuk yang aku pernah lakukan dalam urusan militer selama 9 tahun"

Lee mengatakan sugesti Pompeo bahwa Kongres tidak perlu berdebat mengenai aksi militer terhadap Iran sangatlah "tidak bergaya Amerika" dan tidak dapat diterima.

Kritik terus berdatangan saat anggota konggres Demokrat Gerry Connolly dari Virginia menyebut briefing tersebut "kekanak-kanakan"

Kandidat senat asal Demokrat Elizabeth Warren mengatakan dia tidak teryakinkan mengenai ancaman oleh Soleimani yang disampaikan saat briefing, untuk melegalkan aksi pembunuhannya.

Semenjak menjadi diplomat unggulan Amerika, Pompeo telah menjadi orang utama yang mengkampanyekan tekanan maksimal kepada Teheran.

Bulan April 2019, Pompeo adalah kekuatan utama saat pihak administrasi Trump menunjuk Pasukan Polisi Revolusioner Iran, termasuk Pasukan Quds, sebagai organisasi teroris internasional.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved