Bencana Banjir dan Longsor di Sangihe

Gereja Berdiri Kokoh Walaupun Diterpa Banjir Bandang

Gereja Bethel Yerusalem Baru Lebo, terlihat berdiri kokoh walaupun diterpa banjir bandang.

Gereja Berdiri Kokoh Walaupun Diterpa Banjir Bandang
Tribun Manado / Fistel Mukuan
Gereja Bethel Yerusalem Baru Lebo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bencana banjir bandang yang menimpa Lebo, Manganitu, Sangihe, Sulawesi Utara tidak menggoyahkan salah satu gereja di desa tersebut, Minggu (5/1/2020).  

Gereja Bethel Yerusalem Baru Lebo, terlihat berdiri kokoh walaupun diterpa banjir bandang.

Terlihat banyak bebatuan berukuran besar di sebelah kiri dan kanan gedung gereja.

Gereja menghadap jalan dan pantai.

Banjir yang datang dari belakang gedung gereja.

Cerita Ibu Korban Banjir di Desa Lebo, Terseret Air ke Laut, Tuhan Tolong, Saya Belum Siap Meninggal

Depan sebelah kiri gereja ada jembatan, tetapi karena besarnya banjir sehingga lewat sebelah kanan gereja.

Bagian belakang gereja sama sekali tidak ada yang retak.

Banjir Bandang Lebo Sangihe
Banjir Bandang Lebo Sangihe (ISTIMEWA)

Gereja ini masih sementara di bangun tetapi sudah berbentuk.

Bagian dalam gereja masih banyak bambu.

Tiga Hari Tertimbun Longsor, Siren Ontak Ditemukan Tim Gabungan Polri TNI dan Basarnas

Pendeta Esra Muli, selaku pendeta di jemaat ini ketika ditemui di balkon mengatakan. "Gereja ini dibangun dari tahun 2016, dan untuk saat ini masih dalam penyelesaian," kata Esra.

Halaman
123
Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved