Ekonomi Bisnis

Inflasi Sulut 2019 di Angka 3,52 Persen, BI: Terjaga Sesuai Target

Deflasi Sulut pada Desember 2019 lebih rendah dibandingkan pergerakan IHK Nasional yang tercatat inflasi sebesar 0,34 persen (mtm).

Inflasi Sulut 2019 di Angka 3,52 Persen, BI: Terjaga Sesuai Target
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat 

Selain tomat sayur, komoditas cabai rawit juga mengalami deflasi dengan andil sebesar -0,48 persen. Sedangkan komoditas utama lainnya yaitu
bawang merah tercatat inflasi dengan andil 0.11 persen.

Tiongkok Negara Tujuan Ekspor Nonmigas Terbesar dari Sulut

Sepanjang tahun 2019, kelompok bahan makanan mencatatkan andil inflasi sebesar 1,11 persen (yoy) terhadap total inflasi Sulut dengan komoditas penyumbang inflasi terbesar adalah tomat sayur (0,71 persen (yoy)), pisang
(0,32%(yoy)) dan Cabai Rawit (0,17 peran (yoy)).

Di sisi lain, komoditas daun bawang, pepaya dan Cakalang asap mencatatkan deflasi dengan andil masing-masing sebesar -0,25 persen, -0,18 persen dan - 0,08 persen.

Deflasi juga dialami oleh kelompok sandang dan kesehatan yang masing-masing mencatatkan andil
deflasi bulanan sebesar -0,01 persen (mtm) dan -0,01 persen (mtm) pada Desember 2019.

Namun secara tahunan, kedua kelompok memiliki andil inflasi sebesar 0,44 persen (yoy) dan 0,26 persen (yoy).

Tingginya permintaan kaos tanpa kerah (T-Shirt pada hari besar keagamaan nasional di Sulut yang dirayakan pada bulan Juli dan Desember menyebabkan komoditas t-shirt mengalami inflasi.

Meningkatnya harga emas dunia juga menjadi penyebab terjadinya inflasi pada komoditas emas di Sulut pada
tahun 2019.

T-Shirt mencatatkan andil inflasi tahunan sebesar 0,15 persen dan emas
perhiasan sebesar 0,06 persen. Dari kelompok kesehatan, komoditas pendorong inflasi tahunan utama
adalah shampoo dan dokter umum yang masing-masing mencatatkan inflasi sebesar 0,11 persen (yoy)
dan 0,04 persen (yoy).

Walaupun tidak tercatat pada inflasi bulanannya, kelompok bahan makanan merupakan kelompokdengan andil inflasi tahunan tertinggi pada tahun 2019 sebesar 1,12 persen (yoy).

Komoditas penyumbang inflasi utama pada kelompok ini adalah nasi Dengan lauk, air kemasan, capcai dan
mie dengan andil inflasi tahunan masing-masing sebesar 0,22% (yoy), 0,12% (yoy), 0,12% (yoy) dan
0,10% (yoy).

Halaman
123
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved