Asing Tertarik  Asuransi Jiwa: Dari Taiwan, China, Hong Kong hingga Eropa

Meski beberapa pemain lokal, seperti PT Asuransi Jiwasraya dan AJB Bumiputera, tengah dirundung masalah, investor asing

Asing Tertarik  Asuransi Jiwa: Dari Taiwan, China, Hong Kong hingga Eropa
kontan.co.id
Kantor PT Asuransi Jiwasraya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski beberapa pemain lokal, seperti PT Asuransi Jiwasraya dan AJB Bumiputera, tengah dirundung masalah, investor asing masih melirik perusahaan asuransi jiwa di sini. Investor dari berbagai negara di Asia hingga Eropa tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan asuransi lokal.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyebut, beberapa investor yang berniat masuk itu berasal dari Taiwan, China, Hong Kong, Korea Selatan dan Eropa. “Mereka menargetkan perusahaan asuransi jiwa yang tidak punya masalah di masa lalu dan di bawah sampai saat ini,” kata Togar di Jakarta, akhir pekan lalu.

Kinerja KOMPAS100 Berbeda Kutub

Para investor asing rata-rata mau menguasai saham mayoritas pemain asuransi, yaitu lebih dari 50% total saham. Ada juga yang tertarik menguasai saham minoritas dan masih melakukan proses penjajakan dengan perusahaan asuransi swasta. Namun Togar belum mau menyebutkan siapa saja investor asing itu.

Peran asing

Menurut aturan, investor asing wajib memiliki mitra lokal dalam mendirikan perusahaan asuransi. Kepemilikan asing di perusahaan asuransi lokal juga dibatasi maksimal 80% dari total saham.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 tahun 2018 tentang Kepemilikan Asing pada Perusahaan Perasuransian. Namun aturan ini tak berlaku bagi perusahaan asuransi yang sahamnya diperdagangkan di bursa saham.

Perusahaan asuransi yang lebih dari 80 sahamnya dimiliki asing sebelum beleid itu berlaku, dikecualikan dari aturan tersebut. Namun, si pemegang saham dilarang menambah kepemilikan sahamnya di kemudian hari.

Merujuk ke data AAJI, sampai kuartal III 2019 total asuransi jiwa mencapai 60 perusahaan. Dari jumlah itu, ada sebanyak 36 asuransi nasional dan 24 adalah perusahaan patungan atau joint venture.

Pesta Garuda Muda di Depan Maria Ozawa

Pemerintah saat ini juga sedang mempertimbangkan untuk merevisi beleid soal kepemilikan asing menjadi  bisa lebih dari 80%.

Peranan asing di industri asuransi jiwa memang cukup mendominasi. Ini terlihat dari beberapa joint venture yang memiliki aset bernilai besar.  Ambil contoh PT Prudential Assurance yang asetnya per kuartal III 2019 Rp 69,74 triliun.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved