Bahaya Rokok Elektrik

Gara-gara Rokok Elektrik, Pemuda 17 Tahun Ini Harus Jalani Cangkok Paru-paru Ganda

Kerusakan akibat vaping terhadap paru-paru tidak dapat dipulihkan. Tolong pikirkan hal itu dan katakan pada anak-anak Anda

Gara-gara Rokok Elektrik, Pemuda 17 Tahun Ini Harus Jalani Cangkok Paru-paru Ganda
IST/MedicalNewsToday
Ilustrasi rokok elektrik atau vape 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fakta bahaya vaping atau mengisap rokok elektrik semakin mengkhawatirkan.

Melansir warta Voice of America, Rabu (13/11/2019), seorang pemuda yang masih berusia 17 tahun di Michigan, Amerika Serikat, harus menjalani perawatan berat.

Pejabat kesehatan, Selasa (12/11/2019), menyebut, pemuda itu menjadi penerima transplantasi paru-paru ganda pertama.

Paru-paru sang pemuda disebut rusak parah akibat vaping atau mengisap rokok elektrik.

Tim dokter di RS Henry Ford di Detroit menggambarkan kepada wartawan prosedur yang menyelamatkan nyawa remaja berusia 17 tahun itu, dan memohon masyarakat memahami bahaya vaping.

Remaja itu dibawa ke rumah sakit awal Desember lalu karena menunjukkan gejala seperti pneumonia.

Penyakit Paru-Paru Misterius Serang 530 Pengguna Rokok Elektrik, Korban Terus Bertambah

Ia dipindahkan ke rumah sakit Children’s Hospital of Michigan di Detroit dan kemudian ke RS Henry Ford pada 3 Oktober lalu di mana ia menjalani transplantasi pada 15 Oktober. 

Transplantasi paru-paru ganda ini diyakini yang pertama kali dilakukan pada pasien yang mengalami kerusakan paru-paru akibat vaping

Tim dokter itu mendapati “sejumlah besar peradangan dan jaringan parut” pada paru-paru remaja itu, ujar Dr Hassan Nemeh, direktur bedah transplantasi organ dada di RS Henry Ford.

Vaping atau Rokok, Mana Lebih Berbahaya?

“Ini adalah kejahatan yang belum pernah saya hadapi sebelumnya. Kerusakan akibat vaping terhadap paru-paru tidak dapat dipulihkan. Tolong pikirkan hal itu dan katakan pada anak-anak Anda untuk mempertimbangkan kembali penggunaan vaping.”

Pejabat-pejabat kesehatan itu menolak mengidentifikasi nama remaja itu dan berharap ia segera pulih.

Mereka juga tidak merinci apa merek atau jenis vaping yang digunakan dan berapa lama. 

Hampir 100 Remaja Alami Kerusakan Organ Vital Akibat Vape, Waspada Rokok Elektrik Penjemput Kematian

Lebih dari 2.000 warga Amerika yang menggunakan vaping jatuh sakit sejak Maret lalu, sebagian besar adalah remaja dan dewasa muda.

Sedikitnya 40 orang telah meninggal dunia. (voa)

Angka Pengangguran dan Cara Bacanya

Kemenhuk dan HAM Butuh 3.532 Pegawai Lulusan SMA

Raih Hadiah Ratusan Juta Dari Simpedes BRI Bitung Begini Caranya

Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved