Tim Tarsius Selamatkan Korban Penganiayaan, Hanya Butuh 30 Menit Tangkap Pelaku
Awalnya Tim Tarsius yang dikomandani Bripka Angky Koagow mendapat informasi dan laporan dari masyarakat.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Butuh waktu 30 menit untuk tim gabungan Tarsius dan Resmob Polres Bitung, dalam mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana penganiaan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang, Selasa (22/10/2019).
Peristiwa berdarah itu berawal dari perkelahian sekelompok pemuda di kompleks perumahan Bimoli Kelurahan Girian Indah, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (22/10) pukul 02.00 wita.
Awalnya Tim Tarsius yang dikomandani Bripka Angky Koagow mendapat informasi dan laporan dari masyarakat.
• VIRAL VIDEO Guru Agama Ditikam Muridnya, Sudah Minta Tolong untuk Stop Tapi Tetap Dihujani Tusukan
Tim kemudian mendatangi ke lokasi, mendapati seorang pria dalam keadaan tersungkur bersimbah darah sebuah lorong atau gang.
Korban bernama Eman Sasoeng (21) warga Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian, berprofesi sebagai buruh.
Ditemukan tim Tarsius Polres Bitung mengenakan celana jins robek di bagian paha dan memakai kaus warna merah merah bersimbah sempat membuat tim kaget.
"Kami tim langsung membawa ke rumah sakit Manembo-Nambo Tipe C Bitung," cerita Katim Tarsius Angky Koagow sat diwawancarai Tribunmanado.co.id, Selasa (22/10/2019).
Usai membawa korban ke rumah sakit tim kemudian melakukan koordinasi dengan tim resmob Polres Bitung yang dipimin Aiptu Yani Tumbuan, bersama-sama melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Pencarian berkembang hingga ke wilayah SMPN 12 Kelurahan Wangurer Barat kompleks Kawaduri.
Sekitar pukul 02.30 wita pencarian tim gabungan Tarsius dan Resmob Polres Bitung membuahkan hasil, berhasil mengamankan dua pria yang diduga sebagai pelaku.
Kedua pria itu MS alias Amad (17) dan RT alias Onal (20), berserta sebilah sajam jenis parang yang dipakai untuk melakukan penganiayaan.
Tim gabungan Tarisus dan Resmob Polres Bitung langsung melakukan introgasi terhadap dua orang pelaku, mereka mengaku melakukan pengeroyokan terhadap korban secara bersama-sama menggunakan sebilah parang menyeraha kekujur tubuh korban.
Akibat aksi pengeroyokan menggunakan sebilah parang, korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan, kepala bagian atas serta kepala bagian kiri.
"Saat ini korban tengah di rawat intensif di RS Manembo-Nembo Tipe C Bitung," tandasnya.(crz)
• Kematian Guru SMK Ichthus, Toar Palilingan Sebut Kasus Ini Mencoreng Dunia Pendidikan di Sulut
• Kami Masih Bersaudara, Yasti Beber Alasan Keluar dari Nasdem
TONTON JUGA :