NEWS

Polisi Tangkap Pria Mantan Panglima GAM Saat Akan Menjual Ganja Kering 80 Kilogram, Pernah Divonis

Polisi menangkan seorang pria yang merupakan mantan panglima GAM. Pria tersebut tertangkap bersama dua orang lainnya. Ditangkap di Jembatan Kembar.

Polisi Tangkap Pria Mantan Panglima GAM Saat Akan Menjual Ganja Kering 80 Kilogram, Pernah Divonis
kompas.com
Tiga orang pelaku penjual ganja kering sebanyak 80 kg ditangkap polisi di titi kembar di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang. Salah satu orang pelaku, Rangga tercatat baru keluar dari penjara di Nusa Kambangan pada Februari 2019. Dia juga tercatat sebagai pentolan GAM di Ach Tenggara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi menangkap seorang pria yang merupakan mantan panglima GAM. Pria tersebut tertangkap bersama dua orang lainnya. Ditangkap di Jembatan Kembar.

Penangkapan dilakukan polisi lantaran pria yang merupakan mantan panglima GAM pada 2004 ini karena diduga sebagai penjual ganja kering sebanyak 80 kilogram. 

Namanya Rangga (43). Dia ditangkap bersama dua orang rekannya di Titi (jembatan) Kembar, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, karena hendak menjual 80 kg ganja kering.

Pada Tahun 2004, Rangga tercatat sebagai residivis dan pentolan Gerakan Aceh Merdeka di Aceh Tenggara.

"Rangga ini juga merupakan residivis yang pada tahun 2007 lalu ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut dengan barang bukti ganja sebanyak 100 Kg dengan vonis 20 tahun penjara," kata Kasubdit I AKBP Fadris, dikutp Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Namun, kata AKBP Fadris, Rangga hanya menjalani masa hukuman selama 13 tahun.

Masing-masing yakni tujuh tahun di Lapas Tanjung Gusta dan enam tahun di Nusa Kambangan.

Baca: Sejarah Panjang Ganja, dari Obat Anestesi Hingga Simbol Budaya Hippie

Baca: Mantan Panglima GAM Ditangkap Polisi Usai Bebas dari Nusakambangan, Begini Sepak Terjangnya

Baca: Rifat Umar Mengaku Konsumsi Ganja Selama Setahun dan Bersyukur Polisi Menangkapnya

"Ia bebas dari Nusa Kambangan pada Februari 2019 lalu."

"Baru 6 bulan menghirup udara bebas, Rangga kembali menjalankan bisnis gelapnya dan tertangkap usai membawa narkotika ganja dari Kota Cane, Aceh di Sembahe," kata dia.

Penangkapannya warga Jalan Baut, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan dan dua rekannya Kardi (23) warga Desa Darul Makmur Aceh Tenggara, dan Adi Samri (19) warga Dusun Segenap Aceh Tenggara, dilakukan setelah petugas melakukan undercover buy.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved