News

Mantan Panglima GAM Ditangkap Polisi Usai Bebas dari Nusakambangan, Begini Sepak Terjangnya

Tahun 2004, dia tercatat sebagai residivis dan pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh Tenggara.

Mantan Panglima GAM Ditangkap Polisi Usai Bebas dari Nusakambangan, Begini Sepak Terjangnya
Istimewa/via TribunMedan
Rangga, mantan panglima GAM 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rangga, mantan pentolan Gerakan Aceh Merdeka ditangkap Polisi. 

Rangga adalah residivis atau orang yang pernah dihukum dalam kasus yang sama. Sepak terjang pria ini bukan main.

Pada tahun 2004, dia tercatat sebagai residivis dan pentolan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh Tenggara.  

Selanjutnya, pada tahun 2007, ia ditangkap Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) dengan barang bukti 100 kg ganja pada 2007.  

"Rangga ini juga merupakan residivis yang pada tahun 2007 lalu ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut dengan barang bukti ganja sebanyak 100 Kg dengan vonis 20 tahun penjara," kata Kasubdit I Polda Sumut AKBP Fadris, Rabu (9/10/2019).

Namun, Rangga hanya menjalani masa hukuman selama 13 tahun.

Rangga, mantan panglima GAM
Rangga, mantan panglima GAM (Istimewa/via TribunMedan)

Masa hukuman penjara 13 tahun tersebut dijalani Rangga di dua penjara.

Masing-masing 7 tahun di Lapas Tanjung Gusta dan 6 tahun di Nusa Kambangan.

Menurut Fadris, ia baru saja bebas dari Nusa Kambangan pada Februari 2019 lalu.

"Baru 6 bulan menghirup udara bebas, ia kembali menjalankan bisnis gelapnya dan tertangkap usai membawa narkotika ganja dari Kutacane, Aceh Tenggara di Sembahe," kata dia.

Halaman
123
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved