Unika De La Salle Presentasikan LDEC di AS
Banyak peserta mengajukan pertanyaan dan ingin bertukar pikiran tentang best practices and lessons learnt yang dapat diadaptasi universitas lain.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO.CO.ID - Universitas Katolik De La Salle Manado mendapat kesempatan tampil dalam presentasi internasional pada The 8th International Symposium on Lasallian Research & Innovation yang dilaksanakan di Saint Mary’s University of Minnessota, USA.
De La Salle mengutus Teddy Tandaju MBA (Advanced), Kepala Pusat Kewirausahaan yang mempresentasikan suatu innovative learning bertajuk ‘A special English matriculation program for freshmen – LaSalle Dynamic English Course (LDEC)’.
Dalam rilis kepada Tribun Manado, Minggu (29/9/2019), disebutkan, Tandaju tampil pada 22 September 2019 lalu.
Ia mempresentasikan suatu program matrikulasi yang menjadi program unggulan Unika De La Salle Manado.
Program ini dulunya bernama Pre College English Course (PCEC) dan telah dilaksanakan sejak awal berdirinya Unika pada tahun 2000.
Setelah bertahan dengan format yang sama selama 15 tahun, maka pada 2016, program ini dimodifikasi dengan nama LDEC.
Adapun tujuan program ini adalah membekali para mahasiswa baru dengan kemampuan bahasa Inggris agar mereka dapat meningkatkan kepercayaan diri serta keterampilan menggunakan bahasa Inggris sendiri.
Keunikan dari program LDEC yakni para mahasiswa mengikuti proses pembelajaran matrikulasi bahasa Inggris dengan terintegrasi pada nilai Unika De La Salle Manado yakni Expected LaSallian Graduate Attributes (ELGA) yang mengedepankan 6 nilai utama: Effective Communication, Critical & Creative Thinking, Long Life Learning, Steward of Environment, Service Driven Citizen, Entrepreneurial Spirit.
Baca: Ingin Menjadi Entrepreneur Hebat? Dosen Unika De La Salle Temukan Kuncinya
Baca: Akademi Fisioterapi Tomohon Resmi Menjadi Bagian Universitas Katolik De La Salle Manado
Baca: Rayakan ‘Lasalle Feast’, Unika De La Salle Manado Gelar 5 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat
Hal inilah yang membuat program ini lolos seleksi ketat dari tim seleksi St Mary’s University dan diundang untuk dipresentasikan.
Dalam presentasi, banyak peserta mengajukan pertanyaan dan ingin bertukar pikiran tentang best practices and lessons learnt yang dapat diadaptasi universitas lain dalam jaringan International Association Lasallian Universities (IALU).
Tandaju mengungkapkan kegembiraannya karena presentasi sukses terlaksana serta tidak menyangka hal kecil yang modifikasi pada PCEC dapat menghantar Unika De La Salle Manado ke tingkat international.
“Dengan presentasi ini, Unika semakin dikenal keberadaannya, serta Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia, turut dikenal luas oleh negara-negara luar,” kata dia. (*)
Baca: Cap Tikus Rasa Kopi
Baca: Polisi Tangkap Enam Orang Terkait Rencana Rusuh Aksi Mujahid 212
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/unika-de-la-salle-presentasi-di-usa.jpg)