BJ Habibie Meninggal Dunia

TB Hasanudin Mantan Ajudan BJ Habibie Ungkap Suhu Ruang Kerja Harus 18 Derajat Celsius

Saat menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden, BJ Habibie sering memerintahnya untuk cermat menjaga suhu ruang kerjanya pada angka 18 derajat cels

Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Mantan Ajudan Presiden ke-3 RI BJ Habibie, TB Hasanudin saat menyambangi Kantor Redaksi Tribunnews.com, Palmerah, Jakarta, Jumat (13/9/2019). 

Sebab, saat menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden, BJ Habibie sering memerintah Tb Hasanuddin untuk cermat menjaga suhu ruang kerjanya pada angka 18 derajat celsius.

"Hanya alasan lebih dekat untuk check up dan butuh tempat dingin. Karena sewaktu jadi Presiden dan Wakil Presiden, itu suhu ruangan kerja harus 18 derajat," ujar dia.

Baca: Puisi Sumpahku BJ Habibie, Menggambarkan Kisah Cintanya Pada Ibu Pertiwi saat Sakit Parah

Baca: Blak-blakkan Tohir Terkait Fakta Baru Kecelakaan Innova vs Bus Mira di Nganjuk

Baca: Amien Rais Sebut Jenazah BJ Habibie yang Meninggal Dunia Adalah Ciri Orang Sholeh

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

"Pak Hasanuddin, pokoknya cek 18 derajat'," ucap Tb Hasanuddin menirukan kata-kata BJ Habibie saat itu.

Selama menetap di Jerman, Tb Hasanuddin yang tinggal di Indonesia, tidak pernah menyinggung soal urusan politik.

Jika menyapa lewat pesan singkat, BJ Habibie lebih banyak bercerita soal bagaimana lingkungan tempat tinggalnya.

"Ceritain salju yang sudah setebal 20 cm. Itu saja, tidak berbicara politik," kata dia.

Salat di istiqlal

Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin menceritakan kisahnya ketika dirinya bertugas menjadi ajudan Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie.

Pria yang akrab disapa Kang Hasan tersebut menjadi ajudan BJ Habibie saat Presiden Ketiga RI tersebut masih menjabat sebagai Wakil Presiden.

Kang Hasan menceritakan bagaimana reaksi BJ Habibie ketika pertanggungajawabannya sebagai presiden ditolak MPR.

Menurut Kang Hasan, tidak terlihat kesedihan atau kekecewaan dari BJ Habibie saat itu.

Menurut pengakuan Kang Hasan, BJ Habibie bersikap seperti biasa saja, meskipun dianggap telah gagal memimpin Indonesia kala itu.

"Enggak kok, baik-baik saja, biasa saja. Melambaikan tangan, ya biasa khasnya Pak Habibie," ungkap Kang Hasan saat berkunjung ke Redaksi Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved