BJ Habibie Meninggal Dunia

TB Hasanudin Mantan Ajudan BJ Habibie Ungkap Suhu Ruang Kerja Harus 18 Derajat Celsius

Saat menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden, BJ Habibie sering memerintahnya untuk cermat menjaga suhu ruang kerjanya pada angka 18 derajat cels

TB Hasanudin Mantan Ajudan BJ Habibie Ungkap Suhu Ruang Kerja Harus 18 Derajat Celsius
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Mantan Ajudan Presiden ke-3 RI BJ Habibie, TB Hasanudin saat menyambangi Kantor Redaksi Tribunnews.com, Palmerah, Jakarta, Jumat (13/9/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Ajudan Presiden ke-3 RI BJ Habibie, TB Hasanudin bercerita tentang kedekatannya selama bersama eyang BJ Habibie.

Pada 20 Oktober tahun 1999, MPR menggelar sidang istimewa pertanggungjawaban BJ Habibie selaku Presiden RI kala itu.

Hasilnya, MPR menolak pertanggungjawaban BJ Habibie.

Usai sidang istimewa tersebut, BJ Habibie memutuskan tidak akan lagi mencalonkan diri sebagai presiden RI.

Setelah lengser dari kursi Presiden, BJ Habibie memilih pergi ke Jerman.

Banyak spekulasi berkembang soal alasan BJ Habibie menetap di Jerman.

Mantan ajudan sewaktu BJ Habibie menjabat Presiden ke-3 RI, Tb Hasanudin, punya cerita di balik kepergian Bj Habibie ke Jerman.

Baca: Kisah Sarwo Edhi Kecewa Pada Soeharto Saat Ditugaskan Basmi G30S: Kalau Mau Bunuh Aku, Bunuh Saja

Baca: Banyak yang Bertanya Mengapa Tareq Kemal Habibie Pakai Penutup Mata ala Nick Fury di Film Avengers

Baca: Kisah Saudi, Petugas Penggali Makam yang Sudah Mengira Akan Gali Makam untuk Presiden ke-3 RI

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Kata pria yang akrab disapa Kang Hasan ini, kepergian BJ Habibie bukan karena kecewa atas hasil sidang istimewa MPR.

BJ Habibie memilih tinggal di Jerman karena ingin beristirahat dan tidak mau merecoki pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved