Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prabowo Siap Serahkan Lahan Ibu Kota Baru

Politikus Partai Gerindra membenarkan kepemilikan lahan keluarga Prabowo Subianto di lokasi ibu kota

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kolase Tribun Manado/Foto dari berbagai sumber
Prabowo Subianto Senada dengan Presiden Jokowi Soal Kepindahan Ibu Kota RI 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Politikus Partai Gerindra membenarkan kepemilikan lahan keluarga Prabowo Subianto di lokasi yang akan menjadi ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. Namun demikian, Prabowo Subianto siap menyerahkan lahan yang dia miliki jika dibutuhkan untuk menjadi bagian dari ibu kota negara baru.

Dahnil Anzar Simanjuntak, juru bicara Prabowo Subianto, menjelaskan soal lahan yang disebut-sebut milik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca: Gubernur Papua Gagal Temui Mahasiswa: Begini Ceritanya

Dahnil menuturkan tanah tersebut bukan miliki Prabowo Subianto, melainkan milik Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo, melalui perusahaan PT Ashari Grup.

"Itu yang digunakan untuk pilot project energi terbarukan melalui pohon aren yang sempat dipresentasikan oleh Pak Hashim," ujar Dahnil ketika dihubungi, Selasa (26/8).

Dahnil menjelaskan lahan tersebut merupakan hutan industrik dan perkebunan. Prabowo memang memiliki lahan, namun menurut Dahnil lahan tersebut berada di Berau, Kalimantan Timur.

Dahnil menegaskan Prabowo tidak memiliki lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kertanegara.
"Di situ tidak ada. Beliau punya di Berau," pungkas Dahnil.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan terdapat lahan milik Hashim Djojohadikusumo di satu dari dua kabupaten yang ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai ibu kota negara baru, yaitu di Penajam Paser Utara. Namun demikian, Edhy mengaku tidak mengetahui detail lokasi lahan milik Hashim.

Edhy meminta kepemilikan lahan yang dikuasai Hashim Djojohadikusumo tidak perlu menjadi polemik. Edhy mengatakan Prabowo akan menyerahkan lahan tersebut bila digunakan untuk kepentingan negara.

Baca: Inggris-AS Dukung Otonomi Hong Kong

"Pak Prabowo telah menyampaikan kepada publik, kepada semua rakyat Indonesia, manakala diperlukan untuk kepentingan negara, Beliau siap memberikan apapun yang Beliau miliki," ujar Edhy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8).

Hal yang sama diutarakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade. Menurut Andre bila ibu kota negara nanti berada tepat di atas lahan milik keluarga Prabowo, maka akan diserahkan untuk kepentingan negara.

"Kalau memang negara membutuhkan, seperti yang disampaikan, Pak Prabowo akan menyerahkan untuk negara kalau memang ada lokasi yang terpakai," katanya.

Menurut Andre lahan miliki Hashim tersebut merupakan perkebunan di wilayah Penajam Paser Utara. Lahan tersebut sejak lama dimiliki oleh Hashim. Saat ini menurutnya ada penggiringan opini seolah olah Prabowo diuntungkan dengan penetapan ibu kota baru di Kaltim.

"Mungkin ada penggiringan opini seakan-akan Pak Prabowo yang diuntungkan. Padahal sudah jelas Prabowo akan menyerahkan apapun untuk kepentingan negara," pungkasnya.

Edhy Prabowo mengungkapkan selama ini Partai Gerindra mengusulkan ibu kota negara tidak dipindah ke Kalimantan Timur. Mereka mengusulkan ibu kota negara dipindah ke Jonggol, Jawa Barat.

"Kami sampaikan, kami sendiri itu mengusulkan bukan di Kaltim, di Jonggol. Kenapa harus ke Kaltim kalau di Jonggol bisa? Itu saran kami. Ya memang saya sudah lihat ada polemik tentang lahan," pungkasnya.

Baca: Dua Hari Lagi Operasi Patuh, Satlantas Polresta Manado Akan Lakukan Ini

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved