Kesehatan
Mitos! Minum Kopi di Malam Hari Bisa Bikin Melek Mata
Nyatanya, riset membuktikan minuman berkafein ini sama sekali tak memengaruhi kualitas tidur kita.
Nikotin adalah zat yang paling kuat terkait dengan gangguan tidur di antara peserta dengan insomnia.
Rata-rata, data menunjukkan penggunaan nikotin setiap malam dikaitkan dengan pengurangan rata-rata durasi tidur 42,47 menit.
Pakar tidur Dr Neil Stanley mendukung temuan penelitian ini. Menurutnya, minum kopi sebelum tidur membuat kita tetap terjaga di malam hari adalah mitos.
"Beberapa orang sangat sensitif terhadap efek kafein dan bagi orang-orang ini, penting untuk menghindari minuman yang mengandung kafein saat menjelang tidur," ucapnya.
Namun, Dr Stanley menambahkan tidak ada aturan khusus tentang konsumsi kafein sebelum tidur. Kita hanya perlu menyesuaikannya dengan tubuh kita.
“Bagi sebagian orang efek yang disebabkan oleh kafein jauh lebih rendah dan mungkin tidak memiliki efek sama sekali," ucapnya.
Jika kita telah minum dua cangkir kopi hitam setiap malam selama 40 tahun terakhir dan masalah tidur baru saja terjadi, Stanley mengatakan, hal itu kemungkinan besar itu bukan disebabkan karena kopi.
Awal tahun ini, sebuah studi terpisah menunjukkan minum sedikitnya dua cangkir kopi sehari dapat meningkatkan harapan hidup hingga dua tahun.
Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Epidemiology, menemukan konsumsi kopi tingkat sedang, yaitu dua hingga empat cangkir sehari, dapat menyebabkan penurunan faktor-faktor tingkat kematian secara spesifik.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Minum Kopi di Malam Hari Tak Pengaruhi Kualitas Tidur, Benarkah?
Baca: Syarat Mendirikan Reklame Sesuai IMB, Steven Runtuwene: Tidak Lagi Gunakan Median Jalan
Baca: Sapi Seharga Rp 85 Juta Bernama Mike Tyson Milik Jokowi, Diberikan Karpet Khusus Seharga Rp 2 Juta
Baca: Kapal Bitung dan Manado Harus Dipasang Automatic Identification System
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/minuman-kopi.jpg)