Pilpres 2019

Pihak Ini Minta Kubu Prabowo-Sandiaga tak Membawa Perasaan di Sidang MK

Menurutnya melihat bukti-bukti yang disajikan tim hukum Prabowo-Sandiaga lebih banyak berupa tautan atau link berita dari media,

Pihak Ini Minta Kubu Prabowo-Sandiaga tak Membawa Perasaan di Sidang MK
TRIBUNNEWS.COM/Amriyono Prakoso
Taufik Basari 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Taufik Basari, Anggota Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf meminta kubu Prabowo-Sandiaga tidak membawa perasaan dalam persidangan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ketika kita masuk ke wilayah hukum, kita tidak berbicara perasaan, kalau kita bicara hukum, kita bicara bukti, bukan perasaan," ujarnya, Sabtu (15/6/2019).

Menurutnya melihat bukti-bukti yang disajikan tim hukum Prabowo-Sandiaga lebih banyak berupa tautan atau link berita dari media, yang menilai capres Jokowi mensalahgunakan APBN dalam kegiatan kegiatan atau ketidaknetralan BIN.

"Dana APBN itu disusun bersama DPR dan pemerintah, tapi dinarasikan mereka terkait pemilu. Jadi hanya perasaan saja, kita lihat agak sulit membuktikan," papar Tobas.

Baca: Ini Penyebab ILC TV One Istirahat Tayang Setelah Pilpres 2019

Baca: Suara Aneh Orang yang Akan Meninggal, Perhatikan Ciri-cirinya, Sering Menguap Satu Diantaranya

Baca: TERUNGKAP Suami Gadai Istri Rp 250 Juta, Tipuan Hori hingga Jual Anak, Lasmi Dinikahi Hartono

Baca: Bocah Kelas 1 SMP Dinikahi Kakek 50 Tahun, Begini Ekspresi Kedua Pasangan Saat di Pelaminan

Taufik Basari - DPP Nasdem
Taufik Basari - DPP Nasdem (Warta Kota)

"Kemudian keterlibatan intelijen, dalilnya disampaikan justru kutipan mantan Presiden SBY yang sempat mengungkapkan kekecewaan terhadap BIN.

Tapi itu bukan berkaitan dengan Pilpres, namun Pilkada di Papua. Lalu kehadiran kepala BIN di acara partai, lalu apa kaitannya dengan Pilpres dan hasil Pilpres," sambung Tobas.

Menurutnya, elit politik memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan politik yang rasional kepada masyarakat, bukan malah memainkan emosional publik.

"Tapi tidak apa-apa, ini bagian dari membangun narasi yang sah-sah saja bagi kuasa hukum (Prabowo-Sandiaga). Inilah saatnya perasaan diungkapkan, tapi terima keputusan MK kalau perasaan itu tidak terbukti," ujar Tobas.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf: BPN Jangan Bawa Perasaan Ke MK

Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved