Komunitas

Misa Kenaikan Tuhan Semakin Khidmat Dengan Penampilan Musicae Sacrae Familia

Musicae Sacrae Familia. Kelompok Paduan Suara Rohani di Misa Kenaikan Tuhan Kevikepan Tomohon 2019, Karya Musica Sacra.

Misa Kenaikan Tuhan Semakin Khidmat Dengan Penampilan Musicae Sacrae Familia
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Musicae Sacrae Familia, Paduan Suara di Misa Kenaikan Tuhan Kevikepan Tomohon 2019, Karya Musica Sacra 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musicae Sacrae Familia.

Kelompok Paduan Suara Rohani di Misa Kenaikan Tuhan Kevikepan Tomohon 2019, Karya Musica Sacra.

Paduan suara ini tampil pada misa kenaikan Tuhan sekaligus ziarah umat Kevikepan Tomohon di gereja Paroki Tara-Tara, Kamis (30/5/2019).

Mereka mampu membuat misa terasa begitu khidmat.

Paduan suara yang terdiri dari gabungan umat seluruh paroki di Kevikepan Tomohon itu menyanyi lagu ordinarium dan proprium dalam misa yang dipersembahkan Vicaris Episkopalis Kevikepan Tomohon Pastor Berty Imbar dan pastores Kevikepan Tomohon itu.

Kelompok paduan suara yang dinamakan Musicae Sacrae Familia terdiri dari perwakilan paroki.

Baca: Sejarah Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus hingga Ditetapkan Sebagai Libur Nasional

Baca: Kristen Stewart Tampil Beda, Alisnya Hilang Saat Hadir di Gelaran Fashion Internasional

Baca: 61.000 Akun Media Sosial Ditutup Pemerintah

Selain itu juga tampak Toumuung Catholica Chorus (TCC) atau disebut juga TOUCATA CHORUS (penyanyinya semua laki-laki) juga beberapa umat Paroki Tataaran.

Toucata sendiri beberapa kali menyanyikan lagu Gregorian sebagai proprium

Sebagai Organis Christofel Kahuweka.

Semua lagu yang dibawakan Gregorian, lagu liturgi khas Gereja Katolik.

Grup ini tercipta sebagai bentuk komitmen dan karya Musica Sacra, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Musik Liturgi Keuskupan Manado.

Pastor Harry Singkoh, direktur Musica Sacra mengatakan kini Musica Sacra merangkul pelatih dan dirigen di paroki-paroki Kevikepan Tomohon.

Mereka diminta mengumpulkan delapan sampai 12 orang per paroki.

"Para dirigen dibina. Begitu juga dengan paduan suaranya," katanya.

Untuk Paroki Kakaskasen ada dua tim yaitu dari Walian dan Pusat Paroki. Sementara Hati Kudus Yesus ada Kolongan dan Paslaten.

"Masih kurang Paroki Saronsong. Kalau digabung bisa 80-an orang," ujarnya.

Pastor Harry mengatakan tim ini tim keuskupan karena berada di bawah binaan lembaga resmi keuskupan.

"Akan diperlebar ke kevikepan-kevikepan lain tapi perlahan-lahan," katanya. (David Manewus)

Baca: Kumpulan Ucapan Kenaikan Yesus Kristus atau Isa Almasih, Cocok Dibagikan di WA, FB, IG, Twitter

Baca: Siswi SMP Dicabuli Kakak Ipar, Berlangsung Sejak SD hingga Dilakukan di Lokasi Ini

Baca: Gadis 6 Tahun Rindu Ibunya yang Kecelakaan di Bulan Ramadan: Kenapa Mami Masuk Surga Lebih Awal?

Penulis: David_Manewus
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved