Politik

Semua Ada Aturan, Kubu 01: Jangan Gunakan 'People Power' Melawan Konstitusi Hukum

Jika terjadi kecurangan segera laporkan ke pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta alat bukti yang otentik.

Semua Ada Aturan, Kubu 01: Jangan Gunakan 'People Power' Melawan Konstitusi Hukum
YOUTUBE
TKN Optimistis 75 Persen Kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Jatim 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-KH Maruf Amin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar dan menahan diri, sehingga terhindar dari hasutan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang asal menuding pemilu curang.

Jika terjadi kecurangan segera laporkan ke pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta alat bukti yang otentik.

“Kita sama-sama menjaga situasi tetap aman dan damai. Jika ada keberatan gunakan jalur laporan yang telah disediakan undang-undang. Semua ada aturan mainnya. People power jangan digunakan melawan konstitusi," ujar Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy, di Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Baca: Kapolri: People Power Yang Sebenarnya Ya Pada 17 April Itu

Baca: Debat Panas TKN 01 & Dokter Ani Hasibuan soal Korban Pemilu 2019, Bukan Kelelahan vs Apa Kerja KPPS

Politisi PKB ini pun menyebut, kemenangan optimistis, diperoleh paslon 01 mampu menembus batas psikologis 80 juta suara.

Dengan demikian, kemenangan Jokowi-Amin sudah berada di depan mata.

“Kemenangan 01 sudah di depan mata. Kami prediksi perolehan suara Jokowi-Amin segera mencapai 80 juta pada Rabu (8/5/2019). Berarti sudah menembus batas psikologis untuk klaim kemenangan,” jelas Edy.

Saat ini, TKN masih terus menggerakan personel War Room-nya untuk mengumpulkan dan memverifikasi data C1 dari seluruh TPS yang melakukan pemilu ulang maupun lanjutan.

Diharapkan, seluruh proses rekapitulasi dapat rampung sebelum tanggal 22 Mei 2019

Baca: Tindakan Tipu Muslihat People Power Gulingkan Pemerintah

Baca: TKN: Kalau Yakin Prabowo-Sandi Menang, Kenapa Mesti Repot Minta Situng Diaudit Segala?

Tautan: http://www.tribunnews.com/pilpres-2019/2019/05/08/tkn-people-power-jangan-digunakan-melawan-konstitusi.

Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved