Teroris Ditangkap di Bitung

Pasca Penangkapan Teroris di Bitung, Lomban Pesan Eratkan Tali Kerukunan

Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban bersyukur, Densus 88 dan tim gabungan berhasil menangkap dua terduga teroris di Pelabuhan Bitung

Pasca Penangkapan Teroris di Bitung, Lomban Pesan Eratkan Tali Kerukunan
Tribun manado / Finneke Wolajan
Maximiliaan Lomban 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban bersyukur, Densus 88 dan tim gabungan berhasil menangkap dua terduga teroris di Pelabuhan Bitung, Kamis (2/5/2019) sekitar pukul 05.45 Wita.

Ia bersyukur sebab Kota Bitung aman-aman saja. Tak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, yang dilakukan oleh mereka yang bermaksud tak baik di Kota Bitung.

"Informasi ada yang datang mengganggu kita. Tapi bersyukur karena pihak keamanan sudah menyelesaikan itu. Kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," ujarnya.

Baca: KRONOLOGI LENGKAP Penangkapan 2 Terduga Teroris di Pelabuhan Bitung, Ditangkap Pagi Pukul 05.45 Wita

Lomban bercerita, sebenarnya ia telah mendapat informasi mengenai penangkapan dua terduga teroris. Namun Lomban memilih untuk diam, sebab menurutnya informasi tersebut bukan untuk konsumsi publik.

"Namun saya lihat tadi sudah beredar media sosial mengenai informasi ini," ujarnya Selasa (7/5/2019) saat membawa sambutan di buka puasa bersama Pemerintah Kota Bitung, forkompimda dan kelompok masyarakat Muslim di Bitung.

Lomban berpesan, kiranya semua masyarakat di Kota Bitung mempererat tali kerukunan yang sudah terjalin selama ini. Persatuan dan kesatuan masyarakat terus kokoh. "Sehingga tak ada yang dapat menggoyahkan kita," ujarnya.

Tim gabungan Densus 88 Satuan Wilayah Papua, Satuan Wilayah Sulutenggo, dan Tim Wanteror Satbrimob Polda Sulut telah melakukan penangkapan DPO terduga jaringan teroris di Terminal Penumpang Pelabuhan Samudra Bitung, Kamis (2/5/2019) sekitar pukul 05.45 Wita.

Kedua terduga teroris tersebut Rudi Hananto alias Abu Azzam, Edo atau Krio. Pria kelahiran Titirante, kelahiran 28 Maret 1982, serta Musa S, pria kelahiran Pulan Brandan, 3 Februari 1990.

Kedua terduga teroris tersebut kemudian dibawa ke Mako Brimob Sulawesi Utara. Kronologi penangkapan keduanya yakni Tim gabungan Densus 88 Satuan Wilayah Papua, Satuan Wilayah Sulutenggo, dan Tim Wanteror Satbrimob Polda Sulut melakukan briefing pukul 23.00 Wita, beberapa jam sebelum penangkapan.

Baca: Prabowo Klaim Menang 62%, Demokrat: Data dan Informasi harus Sangat Akurat

Pukul 02.00 Wita tim gabungan menuju ke Pelabuhan Samudra Bitung, pukul 02.20 Wita tim gabungan menempati posisi yang telah ditentukan.

Pukul 05.45 Wita tim gabungan melakukan penangkapan terhadap DPO terduga Teroris. Selanjutnya untuk tersangka diamankan sementara di Mako Sat Brimob untuk pemeriksaan awal.

Kapolres Bitung AKBP Stefanus Michael Tamuntuan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. "Menurut info yang saya dapat bahwa benar ada penangkapan terduga teroris di Pelabuhan Bitung," ujarnya Selasa (7/5/2019). (fin)

Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved