Pileg Muluskan ODSK Dua Periode: CEP-Elly-Imba Paling Berpeluang

Setelah Pemilu 2019, Sulawesi Utara bersiap menggelar Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 bersama enam kabupaten dan kota lain.

Pileg Muluskan ODSK Dua Periode: CEP-Elly-Imba Paling Berpeluang
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Olly Dondokambey mengatakan terima kasih kepada Jokowi-JK karena pencapaian kepemimpinnya selama 3 tahun bersama Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah Pemilu 2019, Sulawesi Utara bersiap menggelar Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 bersama enam kabupaten dan kota lain. Spekulasi siapa yang bakal maju pada suksesi nanti, mulai bermunculan. Petahana Olly Dondokambey, Vicky Lumentut, Christiany Eugenia Peruntu (CEP), Elly Lasut, Jimmy Rimba Rogi untuk posisi ‘papan satu’. Kemudian petahana Steven Kandouw, Sehan Landjar, Harley Mangindaan dan Tatong Bara.

Diprediksikan tiga koalisi partai politik berpeluang mengusung pasangan calon di Pilgub 2020. Koalisi PDIP, Partai Nasdem dan Partai Golkar. Tiga partai ini peraih kursi terbanyak di DPRD Sulut (lihat grafis).

Olly sedari awal menegaskan siapa calon yang akan diusung PDIP. "ODSK tetap dua periode," kata dia kepada wartawan usai kampanye rapat umum PDIP di Lapangam KONI Sario, Manado, Sabtu (13/4/2019). ODSK dimaksud yakni pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.

Dia mengatakan, demi memuluskan pasangan ODSK diusung dua periode, maka semua bergantung kepada rakyat Sulut ditentukan di Pemilu 2019 ini, yakni perolehan kursi di DPRD Sulut yang akan jadi tiket mengusung calon di Pilgub 2020. "Kita kuasai dapil di Provinsi Sulut, berikan kepercayaan merubah Sulut dalam kerja 5 tahun ke depan," kata Bendahara Umum PDIP ini.

PDIP berpeluang mengusung pasangan ODSK. Pengamat politik dari Unsrat, Max Rembang mengatakan, pencapaian PDIP di pileg kali ini makin memuluskan langkah untuk mengusung ODSK dua periode. "Keduanya sukses memimpin Sulut, pasangan harmonis dan sama-sama satu partai," ungkap dia.

Pasangan kepala daerah saat ini masih lekat persoalan pecah kongsi ketika sudah memimpin. PDIP tak hanya mengincar kemenangan, tapi keharmonisan saat memerintah nanti.

Jika melihat hasil PDIP bisa mengusung sendiri tanpa koalisi, tapi bisa saja PDIP jadi magnet sehingga partai lain ikut bergabung dalam gerbong koalisi dimotori PDIP.

PDIP memang di atas angin di Pileg 2019 sehingga menentukan konstalasi politik, tapi dalam pertarungan pileg belum tentu hasilnya simultan di pilkada.
Pengamat politik, Taufik Tumbelaka mengatakan, Golkar berpeluang mendapat satu fraksi dan menjadi partai yang memotori koalisi pilgub. Beringin tetap menunjukkan kekuatan di tengah pusaran superior PDIP. "Dengan hasil ini, Tetty Paruntu sangat berpeluang maju di pilgub," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Senin (29/4/2019).

Lanjut dia, tak sakadar menang tapi bagaimana nanti dalam pemerintah berjalan harmonis, sebab itu dibutuhkan pasangan yang pas. Golkar dari sejarah pilgub sering memadukan kombinasi Minahasa-Bolmong. Ia mencontohkan Pilkada 2010, pasangan Stevenus Vreeke Runtu- Marlina Moha Siahaan atau SVR-MMS. Kemudian Pilgub 2015 memajukan pasangan Benny Mamoto-David Bobihoe. Di 2019, peluang Minahasa-Bolmong terbuka lebar.

Ia mencontohkan, untuk mewujudkan pepaduan ini, Golkar bisa menggandeng PAN. Jika terwujud maka peluang pasangan CEP-SehanSehan Landjar, Ketua DPW PAN Sulut. "Sehan bisa, punya basis massa, populer, minim resistensi, tinggal kecocokan karakter," kata dia.

Alternatif lainnya, Golkar bisa menggandeng Gerindra. Jika terwujud, bisa muncul pasangan Tetty-Wenny Lumentut. Golkar pun bisa menggandeng Demokrat yang juga punya suara signifikan. Di Demokrat paling menonjol sosok Harley Mangindaan. "Tapi kendala mewujudkan koalisi ini, Ai Mangindaan lebih didorong untuk ke Pilwako Manado," ujar dia.

Dari semua alternatif, Taufik memperkirakan, pilgub maksimal akan diikuti tiga pasang calon. Lebih untung memang untuk menghindari efek polarisasi jika hanya muncul dua pasang calon. (ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved