Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2019

Mahfud MD Tanggapi Pertanyaan Warganet soal Pemilu: Sedikit Waktu Lagi Bawaslu akan Diserang

Mahfud MD angkat bicara saat disebut tengah sibuk mengurusi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Editor: Frandi Piring
YOUTUBE
Terkait Siapa yang Harus Dipilih di Pilpres dan Pemilu 2019, Ini Saran Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Ketua Mahakamah Konstitusi, Mahfud MD angkat bicara saat disebut tengah sibuk mengurusi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dilansir oleh TribunWow.com, tanggapan itu disampaikan Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Sabtu (27/4/2019).

Mulanya seorang warganet dengan akun @spionase4 menanyakan mengapa saat ini Mahfud MD tampak sibuk mengurusi persoalan seputar Bawaslu.

"Prof kok sekarang prof sibuk ngurusin Bawaslu ya prof?" ujar warganet @spionase4.

Menanggapi hal itu, Mahfud MD lantas mengungkapkan alasannya.

Mahfud MD mengatakan, sebab tidak lama lagi Bawaslu kemungkinan akan mendapat serangan.

Namun, Mahfud MD tidak menjelaskan serangan yang ia maksud.

Dirinya hanya mengatakan supaya nantinya tidak ada yang terkejut.

"Karena tak lama lagi bisa2 Bawaslu yang diserang.

Biar nanti tak kaget," jelas Mahfud MD.

Kicauan Mahfud MD saat disebut sibuk urusi Bawaslu, Sabtu (27/4/2019).
Kicauan Mahfud MD saat disebut sibuk urusi Bawaslu, Sabtu (27/4/2019). ((Twitter/@mohmahfudmd))

Baca: TERBARU pemilu2019.kpu.go.id Hasil Real Count KPU Pilpres, 28/04/19 Pkl.12.15 WIB, Data Masuk 46,6%

Pernyataan warganet tersebut diketahui untuk menanggapi kicauan Mahfud MD sebelumnya mengenai C1.

Mahfud MD sempat memberikan tanggapan mengenai Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang meminta data surat suara Pilpres 2019 atau C1 kepada Bawaslu.

Hal itu bermula dari seorang warganet dengan akun @maskot_mendra menanyakan bahwa BPN meminta C1 ke Bawaslu padahal BPN telah memiliki data C1 dari para relawannya.

"Frof...frof... Tim BPN sudah punya data C1 dari para Relawan.. Yg di kirim dari group relawan," tanya @maskot_mendra.

Mahfud lalu menanggapi dengan menuliskan hal itu dilakukan untuk membandingkan C1 yang dimiliki Bawaslu dengan milik BPN.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved