Fadli Zon: Mayoritas Survei Mungkin Dibayar Paslon 01 Menjadi Tim Kampanye

Fadli Zon curiga pihak Joko Widodo-Ma'ruf Amin membayar sejumlah lembaga survei.

Fadli Zon: Mayoritas Survei Mungkin Dibayar Paslon 01 Menjadi Tim Kampanye
detik.com
Fadli Zon 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon curiga pihak Joko Widodo-Ma'ruf Amin membayar sejumlah lembaga survei.

Awalnya, dia mengatakan survei dari lembaga Puskaptis sesuai dengan survei internal BPN Prabowo-Sandiaga.

Pada survei Puskaptis, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf 45,37 persen sementara Prabowo-Sandiaga 47,59 persen.

Fadli kemudian diminta pendapat mengenai survei tersebut yang berbeda dengan survei kebanyakan.

"Karena kan mayoritas survei itu mungkin dibayar oleh paslon 01, menjadi tim kampanye paslon 01 itu. seolah-olah independent," ujar Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Fadli mengaku sejak dulu kerap menantang lembaga survei untuk mengumumkan penyokong dananya.

Terlebih lagi jika lembaga survei tersebut juga menyediakan jasa sebagai konsultan politik.

Lembaga yang seperti itu dinilai berpotensi menggunakan survei sebagai propaganda.

"Sebisa mungkin mereka mencari cara untuk menjadikan hasil survei itu sebagai alat propaganda," kata dia.

Ketidakpercayaan Fadli terhadap lembaga survei semakin menjadi setelah Pilkada DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Menurut dia pada saat itu lembaga survei meleset jauh dari hasil penghitungan akhir.

TONTON JUGA:

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Fadli Zon Curiga Kubu Jokowi-Maruf Bayar Sejumlah Lembaga Survei

Editor: Rhendi Umar
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved