Tanpa Sehan Landjar, PAN dan Gerinda Sulut Sepakat Damai Soal Insiden di Kampanye Prabowo

Koalisi Prabowo-Sandiaga di Sulut dirundung perpecahan, buntut insiden di kampanye Capres 02 Prabowo Subianto di Lapangan Ketang Baru, Singkil

Tanpa Sehan Landjar, PAN dan Gerinda Sulut Sepakat Damai Soal Insiden di Kampanye Prabowo
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Prabowo saat berkampanye di Lapangan Ketang Baru Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Koalisi Prabowo-Sandiaga di Sulut dirundung perpecahan, buntut insiden di kampanye Capres 02 Prabowo Subianto di Lapangan Ketang Baru, Singkil, pekan lalu. 

Insiden itu terjadi antara Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), masalah merembet ketika PAN Sulut mengancam cabut dukungan ke Prabowo Sandiaga.

Belakangan Sekretaris DPW PAN Sulut, Ayub Ali menyampaikan masalah ini sudah selesai. "Sudah ada pertemuan PAN dan Gerindra di Hotel Quality, tadi malam," ujar Anggota DPRD Sulut ini.

Meski diadakan pertemuan PAN dan Gerindra, justru Ketua DPW PAN Sulut, Sehan Landjar yang menggaungkan penarikan dukungan ini absen dalam pertemuan ini. "Dari PAN diwakili Sekretaris DPW," ujar Ayub.

Baca: PAN Sulut ‘Boikot’ Prabowo-Sandi: Gerindra Sebut Sehan Baper, Kami Enjoy-enjoy Saja

Pada pertemuan itu kata Ayub, Badan Pemenangan Prabowo Sandiaga menyampaikan permohonan maaf ke PAN. "Bahwa BPD (Badan Pemenangan Daerah) Memohon maaf ke PAN, terjadi insiden hal miszkomunikasi diatas panggung sehingga tidak merubah partai koalisi untuk lemenangan Prabowo Sandi," kata dia.

"BPD memohon maaf acara kampnye umum ada hal kurang semlurna, kejadian kecil miss komunikasi," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Partai koalisi pendukung pasangan calon presiden wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Sulawesi Utara terancam retak. Partai Amanat Nasional (PAN) berencana memboikot setiap kampanye Prabowo-Sandi di Bumi Nyiur Melambai.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulut, Sehan Landjar  menyayangkan sikap sejumlah kader Partai Gerindra Sulut saat kampanye Prabowo di Lapangan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado pada Minggu (24/3/2019).

"Hari ini, saya sudah memerintahkan seluruh kader baik DPW maupun Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Manado untuk melakukan rapat koordinasi dipimpin langsung oleh wakil ketua DPW dan DPD. Kemungkinan besar PAN Sulut akan memboikot, tidak mau ikut dengan kegiatannya Prabowo-Sandi. Bahkan, akan mencabut dukungan itu untuk PAN Sulut. Itu sikap saya," ujar Eyang, sapaannya, Senin siang.

Menurut Bupati Bolaang Mongondow Timur ini, Gerindra Sulut harus tahu bahwa dukungan ke Prabowo-Sandi itu cenderung dari dukungan PAN dan PKS. "Makanya mereka harus tahu dan tidak boleh arogan. Kita ini berkoalisi. Kita berdarah-darah. Kita tidak pernah dibiayai oleh pasangan calon. Kita juga berjuang habis-habisan. Saya sangat menyayangkan sikap teman-teman Gerindra yang terlalu jumawa dan arogan kemarin," ujar Eyang.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved