Segala Bentuk Kampanye Hitam Kepada Jokowi, Semakin Membuatnya Lebih Baik

Moeldoko menyebut, akhir-akhir ini capres Jokowi didzolimi dengan adanya berbagai macam bentuk kampanye hitam

Segala Bentuk Kampanye Hitam Kepada Jokowi, Semakin Membuatnya Lebih Baik
KOMPAS.COM
Presiden RI Jokowi Widodo meminta restu Istri almarhum Gusdur, Sinta Nuriyah, di Jakarta, Jumat (7/9/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN)Jokowi-Ma'ruf Amin, Moeldoko menyebut, akhir-akhir ini capres Jokowi didzolimi dengan adanya berbagai macam bentuk kampanye hitam.

"Tapi tidak apa-apa. Semakin Jokowi didzolimi semakim baik," kata Moeldoko, usai menjadi pembicara dalam acara 'Silaturahmi Alim Ulama NU se-Jatim', di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu (9/3/2019) sore.

Kampanye hitam yang menyerang Jokowi, kata dia, semacam anomali. "Dari kabar jika Jokowi menang tidak lagi ada azan, pelajaran agama akan dihapus, hingga yang terakhir adanya gambar Jokowi-Ma'ruf Amin di produk kondom," terang dia.

Semua informasi hoaks tersebut menurutnya irasional dan sangat tidak baik. "Semuanya itu irasional. Pak Jokowi kan gandeng KH Ma'ruf Amin, masak azan dan pelajaran agama akan dihapus," ucap dia.

Baca: Luhut Akui Penanganan Sampah Indonesia Diapresiasi Pemimpin dan Pejabat Luar Negeri

Baca: Jika Terpilih di Pilpres 2019, Jokowi-Maruf akan Naikan Cukai Rokok, Ini Alasannya!

Dalam acara tersebut, kelompok ulama yang tergabung dalam forum ulama Jatim bersatu menyerukan kepada umat Islam di Jatim, khususnya warga Nahdatul Ulama (NU), untuk merapatkan barisan mengawal suara Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kami juga menyerukan agar bersama menjaga suasana Jatim yang kondusif, dengan ikut aktif menangkal berita hoaks, serta ujaran kebencian karena berpotensi memecah belah maupun mengadu domba umat," terang koordinator forum ulama Jatim bersatu KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan.

Seruan tersebut, menurutnya upaya meneguhkan persatuan dan kesatuan umat dalam menjaga aqidah "Ahlusunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah" dalam bingkai NKRI.

"Upaya ini juga bagian dari mewaspadai berkembangnya paham radikal dan intoleran," tegas dia. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Moeldoko: Semakin Didzolimi, Jokowi Semakin Baik

Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved