BBPOM Manado dan Pemkab Bolsel Sepakat Kerja Sama Awasi Obat hingga Kosmetik Ilegal

Menurut Kamaru, saat ini masyarakat lebih cenderung menggunakan kosmetik dan obat herbal yang belum diketahui apa aman untuk digunakan.

BBPOM Manado dan Pemkab Bolsel Sepakat Kerja Sama Awasi Obat hingga Kosmetik Ilegal
ISTIMEWA
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru bersama Kepala BBPOM Manado Sandra MP Linthin menandatangani nota kesepahaman kerja sama terkait efisiensi pengawasan obat dan makanan secara terpadu, Jumat (15/2/2019), di aula Kantor Badan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Bolsel, Molibagu. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Bupati Bolaang Mongondow Selatan Iskandar Kamaru bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado Sandra MP Linthin, menjalin kerja sama terkait efisiensi pengawasan obat dan makanan secara terpadu, Jumat (15/2/2019), di aula Kantor Badan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Bolsel, Molibagu.

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) yang difasilitasi Dinas Kesehatan Bolsel ini turut dihadiri para pimpinan OPD terkait.

Sandra Linthin menyampaikan, kerja sama ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengawasan obat dan makanan secara terpadu.

"Ini juga bentuk sinergitas dalam menekan potensi beredarnya makanan, obat, kosmetik, yang tidak layak lagi beredar sehingga output dari MOU ini adalah pengawasan obat dan makanan dapat terpadu," tambah Sandra.

Baca: Di Lokasi Aerobik Megamas, Kepala BBPOM Manado Imbau Masyarakat Cerdas Memilih Obat dan Makanan

Baca: 4 Bahan Kimia dalam Kosmetik yang Harus Dihindari Pemakaiannya

Dia juga menjelaskan, penandatanganan kerja sama tersebut dasarnya Inpres Nomor 3 Tahun 2015. Sementara tugas BPOM sendiri adalah bersifat mengawasi.

"Yaitu, jika ada temuan atas produk, baik makanan atau kosmetik yang tidak layak pakai namun masih beredar oleh kami akan merekomendasikan ke dinas terkait untuk ditarik dari peredaran," ungkapnya.

Sandra berharap koordinasi untuk pengawasan makanan dan kosmetik harus ditingkatkan.

"Sehingga masyarakat terhindar dari bahaya serta konsumen aman," ujar Sandra.

BERITA POPULER:

Baca: Selamat Jalan Sajjad!

Baca: Kabar Rumah Tangga Oma Martha dan Sofian, Pasutri Terpaut Usia 54 Tahun: Suami Setahun tak Pulang

Baca: Tanggapan Dekan FMIPA Unsrat Prof Benny Pinontoan soal Unggahan Mantan Istri, Prof Winda yang Viral

Iskandar juga mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Bolsel dengan BBPOM Manado.

“Saya mengapresiasi kerja sama ini. Ini menandakan bentuk proaktif dan antisipatif dalam menjaga dan mensterilkan Bolsel bebas dari peredaran makanan, minuman, obat, kosmetik dan lainnya yang tak layak,” ucap dia.

Apalagi, menurut Kamaru, saat ini masyarakat lebih cenderung menggunakan kosmetik dan obat obat herbal dari berbagai jenis, yang belum diketahui apa aman untuk digunakan. Ini harus ada penilaian dari BBPOM.

Dengan ditandatanganinya MOU ini, pemerintah berharap hal tersebut bisa ditindaklanjuti.

"Tim yang dibentuk nanti bisa melaksanakan tugas sebaik mungkin, serta terus proaktif dan berkoordinasi," tegasnya. (*)

Penulis: Nielton Durado
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved