Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolsel Sulawesi Utara

Sampah Plastik Cemari Keindahan Pantai Pinsel Sulawesi Utara, DLH Bolsel Diminta Beri Perhatian

"Minimal pasang tanda larangan di tepian pantai atau sungai agar warga tak membuang sampah di sana," katanya lagi.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.com/Nielton Durado
SAMPAH DI PANTAI - Sampah di Pantai Desa Pinsel, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, Sulawesi Utara. DLH Bolsel diminta memperhatikan sampah-sampah di pantai. 

TRIBUNMANADO.COM, BOLSEL - Sampah plastik masih menjadi momok bagi pantai-pantai cantik di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Salah satu pantai yang ikut tercemar oleh sampah plastik adalah Pantai Pinsel.

Pantai yang terletak di Desa Pinsel, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, merupakan satu dari sekian banyak pantai cantik yang tercemar sampah plastik.

Sampah plastik yang ada di bibir Pantai Pinsel adalah limbah dari masyarakat.

Seorang warga bernama Rifan mengatakan, sampah plastik datang dari sungai yang sering dijadikan tempat pembuangan oleh warga.

Desa Pinsel, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel
SAMPAH DI PANTAI - Sampah di Pantai Desa Pinsel, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, Sulawesi Utara. DLH Bolsel diminta memperhatikan sampah-sampah di pantai.

"Banyak warga menjadikan sungai sebagai tempat buang sampah. Hal inilah yang jadi penyebab kenapa pantai kami banyak sampah plastik," ujarnya ketika ditemui Tribunmanado.com, Minggu (31/8/2025).

Ia mengatakan minimnya literasi membuat banyak warga masih menjadikan sungai sebagai tempat sampah.

Selain itu, Pemkab Bolsel juga tak memberikan imbauan ataupun larangan berupa papan di sepanjang sungai.

"Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harusnya lebih responsif terkait masalah sampah ini," ungkapnya.

"Minimal pasang tanda larangan di tepian pantai atau sungai agar warga tak membuang sampah di sana," katanya lagi.

Baca juga: Seorang Pekerja Sound Horeg Tewas saat Karnaval, Korban Tersengat Listrik

Baca juga: SPBU Politeknik Manado Tetap Buka di Tengah Isu Demo, Warga Lega Bisa Isi BBM

Tak adanya TPA di Kecamatan Pinolosian juga masih jadi masalah.

Masyarakat tak tahu ke mana harus membuang sampah.

Akhirnya, laut dan sungai pun dijadikan TPA.

"DLH harus memberikan solusi soal ini. Jangan hanya peduli soal pertambangan saja, tapi hal-hal penting begini kemudian terabaikan," tandasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved