Kecelakaan di Kairagi
Siswa SMA Tewas Kecelakaan di Kairagi Setelah Terlempar 32 Meter, Ini Penjelasan Polisi
Kepolisian Resor Manado (Polresta) Manado memberikan penjelasan terkait kecelakan lalu lintas yang menewaskan Marcelino Mongi
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Aldi Ponge
Pria asal Perumahan Taman Sari, Kecamatan Mapanget ini terus menangis melihat jasad anaknya terbujur kaki di ruang jenazah RSUP Kandou.
Carly Mongi terus menangis dan memeluk jenazah Marcelino yang mengalami kecelakaan tunggal itu.
"Oh Tuhan, kiapa kong jadi bagini dang? Apa kita pe salah sampe kita pe anak jadi bagini," teriak ayah korban sambil menangis.
Sang Ibu dikabarkan sedang berada di Jakarta. Sehingga belum datang melihat korban di ruang pemulasaran RSUP Kandou Manado.
"Dia pe mama di Jakarta kasiang," ujar rekan-rekan korban.
Diketahui, Marcelino Mongi (18) mengalami kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan Jalan AA Maramis, Kairagi, tepatnya di turunan Jalan raya mengarah ke Kantor Tribun Manado, Minggu (10/02/2019) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.
Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke RSUP Prof Kandou Manado akibat luka robek di bagian kepala sampai tempurung kepalanya retak.
Baca: Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas di Malalayang, Ada Bayi 4 Tahun di Mobil, Begini Kondisi Korban
Baca: Kronologi Pria di Minahasa Tewas Setelah Berhubungan Intim dan Makan Durian Tambah Minum Kopi
Baca: Begini Kondisi Sajjad, Warga Afganistan yang Bakar Diri di Rudenim Manado, Teriak Kesakitan, Parah?

Tampurung Kepala Berserakan di Jalan
Kecelakaan Lalu Lintas terjadi di Jalan AA Maramis, Kairagi, tepatnya di turunan jalan raya mengarah ke Kantor Tribun Manado, Minggu (10/02/2019) sekira pukul 14.00 wita.
Menurut warga yang berada di lokasi kejadian, sosok belakangan diketahui Mercelino Mongi, mengendarai sepeda motor besar CB 150 berwarna hitam berstiker ungu putih .
"Saat kecelakaan itu terjadi, saya ada di depan rumah saya. Tiba-tiba motor itu sudah terpelanting ke aspal," kata Felia Suka, warga Kairagi.
"Sedangkan si pengendara tubuhnya terlepar beberapa kali sebelum akhirnya kepalanya membentur pembatas jalan," tambahnya
Lanjut Felia, sebelum kejadian, ia terlebih dahulu mendengar suara motor yang saling kejar-kejaran.
"Iya tadi dengar suara bising motor kejar-kejaran. Jadi sih motor hitam yang dikendarai korban itu sedang mengejar motor racing yang ada di depannya. Namun saya kurang tahu apa yang menjadi penyebab ia mengejarnya," tambah warga lainnya bernama Ebe kepada Tribunmanado.co.id di lokasi kejadian.
"Pokoknya saya kaget motor itu sudah jatuh dan pria yang pakai kaus hitam menggunakan kaca mata itu sudah terlempar ke jalan," tambahnya
Mercelino Mongi yang mengendarai motor CB 150 itu mengalami luka yang cukup serius di kepala.
Terlihat juga beberapa bagian tempurung kepalanya berserakan di lokasi kejadian.
Darah mengumpal juga masih terlihat di lokasi.
Ada sepeda motor dan kacamata hitam tertinggal di lokasi.
TONTON JUGA: