Ratusan Polisi Ikut SIP

Ratusan peserta seleksi sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun anggaran 2019 telah menyelesaikan tahap tes psikologi.

Ratusan Polisi Ikut SIP
istimewa
Pelaksanaan seleksi sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun anggaran 2019

Ratusan Polisi Ikut SIP

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO‎- Ratusan peserta seleksi sekolah Inspektur Polisi (SIP) tahun anggaran 2019 telah menyelesaikan tahap tes psikologi.

Baca: Kabid PMD Minta BUMDes Bolsel Kenali Potensi Desanya Masing-masing

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) T.A. 2019 di tingkat Panitia Daerah (Panda) Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung setelah 201 peserta mengikuti pemeriksaan administrasi (rikmin) awal, Rabu (23/01/2019). 

Baca: Kecamatan Modayag Tertinggi Kasus Gigitan Hewan Rabies di Boltim

Pada rikmin ini, satu peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Namun dari 200 peserta yang berhak mengikuti tes psikologi, tiga peserta tidak hadir.

Baca: PMD Bolsel Belum Berani Go Public Pasarkan Produk BUMDes Ini Alasannya!

Tes psikologi ini terdiri dari tiga jenis tes, yakni kecerdasan, kepribadian dan sikap kerja. Jalannya tes diawasi secara ketat oleh pengawas internal (Itwasda dan Bidpropam) serta eksternal (LSM dan HIMPSI).

Baca: BTP Keluar Penjara, Max Wilar Tulis Refleksi Tentang Tembok

Hal tersebut dilakukan untuk mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis), yang selalu diterapkan dalam setiap seleksi di lingkungan Polri.

Kepala Biro SDM Polda Sulut, Kombes Pol Fajar Budiyanto, SIK dalam arahan singkatnya sebelum tes dimulai menegaskan, seluruh peserta diminta menghindari segala bentuk kecurangan.

Baca: 28 Ribu Kendaraan di Kotamobagu Belum Bayar Pajak

"Jangan mencontek kanan-kiri. Percaya pada kemampuan diri sendiri," kata Fajar.

Seleksi sekolah pendidikan dan pengembangan melalui Sespimmen (Sekolah Staf Pimpinan Menengah), Sespimma (Sekolah Staf Pimpinan Pertama) dan SIP (Sekolah Inspektur Polisi).

Baca: TELAH HADIR! GridHealth.id, Inspiring Better Health: Sajikan Informasi Kesehatan Terpercaya

Sebelumnya di tingkat Panitia Daerah (Panda) Sulawesi Utara (Sulut), rangkaian seleksi sekolah pendidikan dan pengembangan tersebut diawali dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas.

 Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Karyoto, SIK., didampingi Irwasda, Kombes Pol Drs. Ama Kliment Dwikorjanto, M.Si., dan Karo SDM, Kombes Pol Fajar Budiyanto, SIK., diikuti seluruh panitia dan peserta seleksi.

Baca: Wagub Jadi Keynote Speaker Workshop Menjadikan Sulut Sebagai Provinsi Tuna

Kapolda Sulut, Irjen Pol Dr. R. Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si., dalam arahan tertulis dibacakan Wakapolda mengatakan, kesempatan ini tentunya harus disambut dengan baik oleh para personel Polda Sulut sebagai suatu peluang dalam upaya meningkatkan karier, dalam berkiprah di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca: Link Live Streaming Perempat Final Indonesia Masters 2019 Jojo & Ginting Main, Jumat Pukul 13.00 WIB

Untuk itu, lanjut Wakapolda, dalam rangka mendapatkan postur Polri yang unggul, berprestasi dan berinovatif, maka dalam proses seleksi ini, Polri senantiasa mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) secara efektif, efisien dan tepat sasaran.

Baca: Sat Lantas Periksa Kendaraan Luar Kotamobagu

‎"Sebagai implementasi dari prinsip BETAH itu, maka perlu diwujudkan dalam pengambilan sumpah dan penandatangan pakta integritas yang dilaksanakan saat ini, sekaligus sebagai perwujudan tanggung jawab panitia dalam proses pelaksanaan seleksi, sehingga dapat meniadakan peluang terjadinya penyimpangan dari aturan yang sudah ditetapkan," ujarnya.(crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved