Berita di Sitaro
Aktivitas Gunung Karangetang Meningkat Polsek Sibar Bagikan Masker di Siau Tengah
Polsek Sibar melakukan pembagian masker kepada masyarakat, karena aktivitas Gunung Karangetang meningkat
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO- Puluhan lembar masker di bagikan oleh personil Polsek Siau Barat di Kecamatan Siau Tengah, Selasa (15/1).
Pembagian dilakukan kepada masyarakat termasuk kepada anak sekolah sembari melakukan patroli.
Pembagian masker dipimpin oleh Panit I Polsek Sibar Ipda Jefri Bawole. Mereka juga memberikan imbaun kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan aktifitas berkebun dekat dengan Gunung Karangetang.
Baca: Hari Ini, Gunung Karangetang Bergemuruh
Mereka juga berkoordinasi dengan perangkat kampung untuk meningkatkan kewaspadaan lantaran meningkatnya guguran abu vulkanik dari gunung Karangetang.

Baca: Kapolres Sangihe: Simulasi bencana Dilakukan di Sitaro, antisipasi Erupsi Gunung Karangetang
Adapun Kampung yang disambangi yaitu kampung Beong dan kampung Dompase.
"Kami juga cek sungai batang di Kampung Dompase, Siau Tengah yang merupakan jalur lahar panas atau dingin, saat gunung api Karangetang erupsi beberapa waktu lalu," jelas Ipda Jefri Bawole.
Baca: Aktivitas Guguran dan Hembusan Karangetang ke Arah Sibarut
Masyarakat yang menerima masker nampak langsung menggunakan masker mereka, sebab sempat tercium bau belerang dan abu yang bisa mengganggu pernapasan.

Keluarkan Asap Putih Tebal
TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO- Aktivitas gunung api Karangetang masih tinggi. Hingga Selasa (15/1/2018) siang, terlihat asap putih tebal mengarah ke selatan wilayah Siau Tengah.
"Juga ada hembusan asap putih kelabu tebal dengan ketinggian kurang lebih 200 meter," jelas Didi Wahyudi, Petugas Pos Pantau gunung Karangetang.
Baca: Gunung Karangetang Keluarkan Lahar Masyarakat dan Wisatawan Dilarang Mendaki
Ia menjelaskan, suara gemuruh juga sesekali terdengar lemah. "Kalau gempa guguran dan hembusan itu masing-masing terjadi sekitar 50-60 kali setiap hari," jelasnya.

Bagian gunung yang sering disebut oleh warga sebagai arengkambing nampak berwarna oranye. "Itu kering akibat terkena asap belerang," ujarnya. (amg)
Baca: Asap Kawah Putih Setinggi 600 Meter Terlihat di Gunung Karangetang
Polres Sangihe Lakukan Koordinasi
Sebelumnya Polres Sangihe yang membawahi tiga Polsek di Kepulauan Siau lakukan koordinasi terkait bencana alam khususnya jika terjadi erupsi Gunung Karangetang, di Kantor BPBD Sitaro, Senin (14/1/2019).
Kapolres Sangihe AKBP Ferdinand Napitu bersama jajaran diterima oleh Kepala BPBD Sitaro Bob Wauten.
"Kami datang untuk melakukan koordinasi, terkait erupsi gunung api Karangetan, supaya kalau nanti terjadi di lapangan, jangan ada keterlambatan dalam bertindak," jelas Kapolres Sangihe.

Baca: Gunung Karangetang Status Siaga, Warga Dilarang Beraktivitas hingga Radius 3 Kilometer
Pada kesempatan tersebut, Kapolres diberikan informasi gambaran kejadian erupsi gunung Karangetang tahun 2015 lalu.