Sabtu, 6 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perempuan-perempuan Pala dari Dramaga

Pisau di tangan kanan Sri Herawati bergerak cepat menyisit kulit buah pala. Hanya dalam beberapa menit, pala sudah bersih.

Tayang:
Editor:
citizen reporter/yulia adiningsih
Perempuan pengupas pala di Desa Dramaga, Kabupaten Bogor. 

Modal tersebut tak semuanya ia belikan untuk pala. Ia hanya mengeluarkan Rp 10 ribu untuk membeli pala dari Ciapus.

Pala-pala itu ia olah sendiri, mulai dari membersihkan hingga menjadi manisan. Ia juga bahkan menjajakannya.

Ia berjalan kaki dari Dramaga ke Pasar Anyar yang berkilo-kilometer. Jika beruntung, ia mendapat tumpangan menuju pasar itu.

Bu Aap memang harus bekerja keras, namun buah keringatnya sudah menunjukkan hasil.

Sepuluh tahun kemudian, ia mulai merekrut para perempuan yang sebagain besar tetangganya untuk mengupas pala.

Ia ingin memberdayakan perempuan, terutama ibu rumah tangga dan janda di Desa Dramaga.

Awalnya ia mengajak keluarganya dulu.“Anak saya juga yang perempuan dua ikut bantu saya ngurusin usaha buah pala,” kata Bu Aap.

Satu per satu perempuan-perempuan di Desa Dramaga bekerja kepada bu Aap menjadi buruh kupas buah pala.

Terhitung 32 perempuan yang bekerja kepadanya. Kebanyakan adalah ibu rumah tangga dan janda-janda.

“Daripada mereka tidak kerja, mending mengupas buah pala untuk dijadikan manisan,” kata Bu Aap.

Namun, tak selamanya usaha berjalan mulus. Kini kian banyak pengusaha-pengusaha manisan. Orang-orang yang bekerja kepadanya pun mulai berkurang karena beralih kerja ke tempat lain.

Dari 32, tersisa 15 perempuan. Beberapa di antaranya adalah kerabatnya sendiri.

Mimi satu di antara buruh kupas buah pala yang juga merupakan kerabat Bu Aap masih setia bekerja pada Bu Aap.

Mimi sudah 10 tahun lebih bekerja pada Bu Aap sebagai buruh kupasbuah pala. Setiap hari ia bisa mengupas buah pala 300 sampai 400 biji.

Upah dari hasil mengupas buah pala biasanya diambil saat ia membutuhkannya. “Seperti nabung saja untuk kebutuhan kalau mendesak,” kata dia. (*)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved