Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sandi Terbanyak Sumbang Dana Kampanye: Amunisi Jokowi 2,8 Kali Lipat dari Prabowo

Kedua tim calon presiden 2019 telah melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
google/Republika
Sandiaga H Uno - Cawapres 02 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kedua tim calon presiden 2019 telah melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Kamis (2/5/2019). Dari laporan tim pemenangan kedua calon, diketahui perbedaan jumlah dan sumber dana kampanye yang diterima, serta penggunaannya.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin melaporkan jumlah penerimaan dana kampanye sebanyak Rp 606 miliar. Dari jumlah tersebut, total dana yang digunakan mencapai Rp 601 miliar.

“Adapun dana sumbangan paling banyak dari perusahaan (badan usaha non-pemerintah) yang paling besar dari perusahaan, pengusaha,” kata Bendahara TKN, Sakti Wahyu Trenggono seusai melapor di Hotel Borobudur, Jakarta.

Dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno melaporkan total penerimaan dana kampanye ialah Rp 213,2 miliar. Adapun total dana yang dikeluarkan untuk kampanye sebesar Rp 211,5 miliar.

Berbeda dengan Jokowi-Ma'ruf, pasangan Prabowo-Sandiaga tak banyak menerima sumbangan dari para pengusaha. Sumbangan kampanye untuk pasangan ini tercatat paling banyak disumbang oleh masing-masing pasangan.

"Penerimaan yang paling besar adalah pasangan calon, dalam hal ini nominalnya adalah Rp 192,5 miliar," kata Bendahara BPN Thomas Djiwandono usai menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) kepada KPU dan Bawaslu.

Dari laporan itu terlihat bahwa total dana kampanye yang digunakan oleh Jokowi-Ma'ruf tercatat lebih banyak 2,8 kali lipat dibandingkan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, dari sisi penyumbang terbesar keduanya juga berbeda.

Selanjutnya, bagaimana dengan dana kampanye pemilihan presiden 2014? Seperti diketahui dua pasangan yang saat yang saat ini berlaga, juga bersaing memperebutkan kursi RI 1 pada 2014. Namun, saat itu, Jokowi menggandeng Jusuf Kalla (JK) sedangkan Prabowo menggandeng Hatta Rajasa.

Sandiaga paling banyak menyumbang dana kampanye dibandingkan Prabowo. Thomas mengungkapkan, Sandiaga menyumbang sekitar 60 persen dari total dana kampanye yang disumbangkan oleh pasangan calon.

"Sekitar 60an persen dari total paslon. Antara Pak Sandi dan Pak Prabowo hampir mungkin 55-45 persen kira-kira. Tetap yang paling banyak dari Pak Sandi," ujar Thomas menyerahkan LPPDK. Namun, Thomas tak dapat merinci secara spesifik berapa besaran dana kampanye yang diberikan Sandiaga. "Lebih besar Pak Sandi di angka 55, mungkin 58 persen. Beda tipis. Nanti kita break down lagi," kata Thomas.

Dana kampanye terbesar berasal dari sumbangan pasangan calon, yakni Rp 192,5 miliar. Selain itu, sumbangan perorangan dari masyarakat sebesar 9,3 miliar, sumbangan kelompok Rp 1,1 miliar dan sumbangan partai politik Rp 4,8 miliar. "Dari segi penerimaan yang paling besar adalah pasangan calon. Dalam hal ini nomimalnya adalah Rp 192,5 miliar," tutur Thomas. (Tmp/kps)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved