PDIP-Gerindra Sulut Kawal Suara: Gubernur Jamin Rekapitulasi Aman

Siapa pemenang Pemilu 2019? Hasil resmi pesta demokrasi termasuk di Sulawesi Utara baru akan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)

PDIP-Gerindra Sulut Kawal Suara: Gubernur Jamin Rekapitulasi Aman
ISTIMEWA
Gubernur Sulut Olly Dondokambey 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Siapa pemenang Pemilu 2019? Hasil resmi pesta demokrasi termasuk di Sulawesi Utara baru akan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada akhir Mei 2019.

Terhitung Sabtu (20/4/2019), perolehan suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan direkapitulasi di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menjamin proses rekapitulasi berlangsung aman dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan TNI. "Saya juga sempat memantau berlangsung aman, ini yang juga saya laporkan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) waktu video conference," ungkap dia, Jumat kemarin.

Gubernur berharap semua tahapan penghitungan suara berlangsung lancar setelah tahapan pemungutan suara yang aman dan kondusif. "Semoga Sulut aman dan tenteram, apa yang masyarakat pilih itulah pemimpin kita semua," ungkap dia.

Tim Kampanye Daerah pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Lucky Senduk menyarankan agar semua pihak termasuk pendukung pasangan 01 menunggu hasil pleno akhir KPU yang menentukan pemenang Pilpres 2019. "Hasil resmi KPU kita tunggu," kata dia.
TKD mengapresiasi KPU yang sudah kerja maksimal hingga pemilu berjalan lancar.

"Selain KPU, ada juga pengawasan Bawaslu, kalau ada apa-apa ditangani Bawaslu," ujar Ketua Bapilu PDIP Sulut ini. TKD tetap yakin dengan apa yang kerjakan bersama telah membuahkan hasil menggembirakan dan maksimal.

Bagi pendukung, TKD mengimbau jangan membuat kegiatan euforia berlebihan yang nanti bisa memancing reaksi negatif. "Saran kami semua fokus saja ke pekerjaan sehari-hari sambil menunggu pleno KPU," ungkap Wakil Ketua DPD PDIP Sulut ini.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP, Richard Sualang meminta agar perhitungan suara berlangsung tanpa kecurangan.

"Jangan main-main dengan suara rakyat," kata dia. Dikatakan Richard, pihaknya memantau ketat proses perhitungan suara lewat saksi dan relawan.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulut, Melki Suawa juga meminta agar relawan turut mengawasi kotak suara. "Suara rakyat harus dikawal," kata dia.

Kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Sulut yakin capres andalan mereka menang dalam pilpres. Mereka menilai  wajar saja deklarasi kemenangan dilakukan. "Kami sedari awal yakin Pak Prabowo memang," kata Suawa.

Menurut Suawa, quick count (hitung cepat) yang mengunggulkan capres-cawapres 01 tidak bisa dijadikan patokan. Untuk itu, pihaknya menanti hasil perhitungan manual KPU. Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Wenny Lumentut menyerukan tiga hal menyikapi perhitungan suara. "Pertama jaga persatuan dan kesatuan, lalu percayakan pada KPU, kemudian saya minta semua DPC kawal kotak suara," katanya.

Proses rekap suara di tingkat PPK akan berlangsung Sabtu hari ini. Ketua KPU Manado, Sunday Rompas mengatakan,
rekap suara di PPK akan berlangsung di kantor kecamatan. "Perhitungan suara di PPK akan berlangsung Senin," katanya.
Menurut Rompas, rekap di PPK terjadwal hingga 4 April.

Namun pihaknya menargetkan rekap rampung dalam waktu lima hari. "Kami akan ngebut," kata dia.
Rompas menjamin perhitungan berlangsung fair. Dikatakannya, kotak suara dalam keadaan aman karena dijaga aparat. (art/ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved