Survei Pilpres 2019
Hasil Survei Litbang Kompas: Jokowi Unggul di Jawa, Prabowo Menang di Pulau Sumatera
Calon presiden (Capres) dan Calon wakil presiden (cawapres) kontestan No Urut 01 Jokowi - KH Maruf Amin dan No Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno
TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon presiden (Capres) dan Calon wakil presiden (cawapres) kontestan No Urut 01 Jokowi - KH Maruf Amin dan No Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kini berpacu dengan waktu merebut simpati pemilih Pilpres 2019.
Hari H pencoblosan yang dilaksanakan pada 17 April 2019 semakin dekat.
H-28 jelang hari H, Litbang Kompas merekam potret pemilih Pilpres 2019 berikut hasil survei Litbang Kompas:
Hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari-5 Maret 2019, menunjukkan, terjadi pergeseran dukungan yang menggambarkan tren elektabilitas kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Baca: Kemarahan Soekarno pada Saat Kunjungan ke Gedung Putih AS, Keterlambatan dan Topik Pembicaraan
Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin secara keseluruhan masih unggul di Pulau Jawa, sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di Pulau Sumatera.
Di Pulau Jawa, Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta serta Jawa Timur.
Adapun Prabowo-Sandi unggul di Jakarta serta Jawa Barat dan Banten.
Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 61,6 persen, sementara Prabowo-Sandi 18,4 persen.
Di Jawa Timur, elektabilitas pasangan Jokowi-Amin 57,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 27,8 persen.
Keunggulan Prabowo-Sandi di Pulau Jawa ada di Jawa Barat dan Banten, yakni 47,7 persen, sementara di wilayah ini pasangan Jokowi-Amin hanya 42,1 persen.
Keunggulan Prabowo-Sandi juga terjadi di Jakarta sebesar 47,5 persen dibandingkan Jokowi-Amin yang hanya 36,3 persen.
Pendukung militan
Peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan, menuliskan, militansi pendukung Prabowo-Sandi yang cukup tinggi berpengaruh secara geografis pada melebarnya dukungan bagi pasangan nomor urut 02 itu.
Baca: Andre Rosiede: Pak Prabowo Sudah Besuk Ahmad Dhani, Kapan Pak Jokowi Jenguk Romy ?
Di Jakarta, pada enam bulan lalu Prabowo-Sandi hanya unggul 4,2 persen dari Jokowi-Ma'ruf, tetapi kini selisih itu melebar menjadi 11,2 persen.
Di Sumatera, selisih elektabilitas dua kandidat juga makin lebar, dari 2,4 persen untuk keunggulan Prabowo-Sandi menjadi 13,5 persen.