Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dinkes Kotamobagu Lanjutkan Imunisasi Measles-Rubella

Heru mengakui Dinkes Kotamobagu belum mencapai target karena masih banyak pihak sekolah menolak imunisasi ini.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: maximus conterius
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Imunisasi campak dan rubella oleh Dinas Kesehatan Kotamobagu, Sulawesi Utara. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pemerintah Kotamobagu telah melaksanakan program pemerintah pusat yakni memberikan imunisasi measles dan rubella (MR) kepada sejumlah anak pada tahun 2018 lalu.

"Pelaksanaan tahun lalu, dari 30.532 jumlah anak dengan target 95 persen, yang dicapai yakni 84.54 persen atau 25.660 anak," ungkap Heru Damopolii, Pelaksana Imunisasi MR Dinas Kesehatan Kotamobagu, kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (15/1/2019).

Heru mengatakan, pada tahun ini pemberian imunisasi MR dilaksanakan setiap bulan dengan target bulanan.

Baca: Warga Terancam Kena Penyakit, Kotamobagu Belum Capai Target Imunisasi MR

Baca: MUI Bitung Tegaskan Imunisasi Vaksin Rubella Bisa Dilanjutkan

Baca: 137.867 Anak Sulut Belum Imunisasi MR: Beberapa Sekolah Masih Menolak Vaksinasi

Heru mengakui Dinkes Kotamobagu belum mencapai target karena masih banyak pihak sekolah menolak imunisasi ini.

"Bahkan pada saat kita datangi beberapa waktu lalu banyak sekolah negeri yang masih enggan siswanya diimunisasi," ujar Heru.

Lanjut Heru, hal ini karena masyarakat belum paham dan masih percaya dengan adanya informasi hoaks di medsos beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa Imunisasi MR ini tidak baik.

BERITA POPULER:

Baca: Buaya Makan Orang di Minahasa - Netizen Sulut Duga Deasy Korban Pembunuhan: Ada yang Janggal!

Baca: Air di DAS Tondano Naik, Seruan Mengungsi Terdengar dari Masjid dan Gereja

Baca: Kapolresta Manado Sudah Kantongi Identitas Pelaku Perampokan Rumah Camat Mapanget

"Bahkan ada orangtua siswa yang datang ke kantor membawa sajam dan marah-marah. Namun kami langsung memberikan penjelasan dan pemahaman. Akhirnya orangtua siswa tersebut pun mengerti," ujar Heru. (*)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved