Warga Terancam Kena Penyakit, Kotamobagu Belum Capai Target Imunisasi MR
Imunisasi Measles Rubella (MR) yang dilaksanakan Dinkes Kota Kotamobagu hingga Kamis (15/11/2018) belum mencapai target nasional.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Imunisasi Measles Rubella (MR) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu hingga Kamis (15/11/2018) belum mencapai target nasional.
"Imunisasi MR di Kota Kotamobagu hingga saat ini baru 76.63 persen. Dan belum mencapai target nasional yakni 95 persen. Dan kita Kotamobagu berada di urutan paling bawah dari 15 kabupaten kota," ujar Vonny Kawuwung SE Kasie Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kotamobagu kepada Tribun Manado.
Baca: Sambut Persaingan Global, Tavip Ingin Madrasah Bentuk Kelas Bahasa Asing
Lanjut Vonny memang untuk Sulut ada fase kedua yakni nanti sampai 31 Desember. Dia berharap akan mencapai target.
Vonny mengatakan imunisasi MR itu bukan hanya sekedar pencapaian target. Melainkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Kotamobagu.
Baca: 101 Jumlah DBD, 14 Desa Kelurahan Bebas Nihil Kasus
Vonny menjelaskan bahwa dengan imunisasi MR ini bisa mempengaruhi sistem imun kelompok.
Misalnya dalam satu kelompok seperti di Kota Kotamobagu hanya beberapa orang yang disuntik. Maka masih akan ada kemungkinan orang akan sakit.
Baca: Berikut 15 Tempat Wisata Terbaik di Bali Beserta Tarifnya
"Nantinya bisa sakit cacat, jantung, sesak nafas, bisa tuli, kerusakan jaringan otak, katarak, gangguan pendengaran, dan berbagai penyakit lainnya," ujar Vonny.
Vonny mengatakan kendalanya Dinkes belum mencapai target nasional yakni karena banyak orangtua yang kurang pemahaman karena ada isu yang menyebar.
"Untuk itu diimbau agar segera datang ke puskesmas untuk diimunisasi. Mendapat imunisasi lengkap. Kekebalan kelompok mempengaruhi sistem imun. Kalau memenuhi target yakni 95 persen. Maka hanya sedikit yang akan terjangkit penyakit," ujar dia. (dik)