Penemuan Mayat di Tomohon
Perkembangan Terbaru Kasus Evia Mahasiswi UNIMA: Saksi Kunci Ungkap Adanya Dugaan Pelecehan DM
Serangkaian kesaksian mengarah pada dugaan adanya pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum dosen berinisial DM.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Tabir gelap yang menyelimuti kasus kematian tidak wajar Evia, mahasiswi UNIMA di sebuah rumah kos di Tomohon, kini perlahan mulai terkuak.
- Serangkaian kesaksian mengarah pada dugaan adanya pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum dosen berinisial DM.
- Kuasa hukum keluarga korban, Niczem Alfa Wengen, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada lima orang saksi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tabir gelap yang menyelimuti kasus kematian tidak wajar Evia, mahasiswi Universitas Negeri Manado (UNIMA) di sebuah rumah kos di Tomohon, Sulawesi Utara, kini perlahan mulai terkuak.
Serangkaian kesaksian mengarah pada dugaan adanya pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum dosen berinisial DM.
Kuasa hukum keluarga korban, Niczem Alfa Wengen, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada lima orang saksi yang memberikan keterangan resmi kepada penyidik PPA Polda Sulawesi Utara.
Salah satunya merupakan saksi kunci yang mengetahui momen-momen krusial sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Kesaksian Krusial dan Dugaan Pelecehan Niczem menjelaskan bahwa saksi kunci tersebut melihat langsung bagaimana DM membawa korban menggunakan mobil. "Seorang saksi diperiksa pada Sabtu (10/1/2026) lalu, ia teman korban," ujar Niczem pada Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat mencurahkan isi hatinya terkait tindakan tidak senonoh yang dialaminya.
"Kemudian Evia curhat dosen tersebut telah melakukan perbuatan tak senonoh, lantas mereka melaporkan kasus ke pihak UNIMA," tambah Niczem.
Tak hanya itu, saksi lain juga melihat kepulangan korban ke tempat kos pada 29 Desember 2025 petang dalam kondisi emosional yang terguncang.
"Pada tanggal 29 Desember 2025, pukul 6 sore, dia melihat Maria masuk ke dalam kos, dia bertanya kenapa kamu menangis Maria, jawab Maria ia diturunkan oleh dugaan oknum dosen ini di pinggir jalan dekat lorong," ungkapnya.
Lebih memilukan, korban disebut sempat bercerita mengenai adanya paksaan untuk pergi ke lokasi terpencil.
"Katanya oknum dosen itu ingin melakukan hal tidak baik pada dirinya, dan almarhumah dibawa di pekuburan," kata Niczem menirukan keterangan saksi yang juga melihat adanya luka di kaki korban saat itu.
Sementara itu, satu saksi lainnya yang berada di lokasi mengaku tidak melihat detail kejadian karena "Dirinya fokus di ponsel,".
Aksi Solidaritas "Seribu Lilin" Merespons lambatnya penanganan kasus dan menuntut keadilan bagi almarhumah, gelombang simpati terus mengalir deras.
| Lansia Ditemukan Tewas di Ratahan Mitra, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan Ditubuh Korban |
|
|---|
| Pria Ditemukan Meninggal di Kompleks Pasar Beriman Tomohon, Posisi Tubuh Tertelungkup di Meja |
|
|---|
| Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Komplek Pasar Tomohon Sulut |
|
|---|
| Kakek 71 Tahun Ditemukan Meninggal Dalam Kamarnya di Tomohon, Tak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
| Kronologi Penemuan Mayat Pria 71 Tahun di Talete Satu Tomohon Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/KASUS-EVIA-Perkembangan-terbaru-kasus-Evia-Kuasa-hukum-keluarga-korbanlo0.jpg)