Komunitas
Peringati Hari Ozon, Dua Komunitas Pecinta Alam di Manado Tanam Pohon dan Bersihkan Drainase
Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA) Tansa dan Kelompok Pecinta Alam (KPA) Ampala menggelar aksi kepedulian lingkungan di Kota Manado.
Maikel juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan akhir, melainkan permulaan dari langkah-langkah selanjutnya yang akan berkelanjutan.
Di lokasi yang sama, Kepala Lingkungan 5, Misja Makasaehe, turut mengapresiasi kontribusi para pemuda ini.
"Kami sangat berterima kasih atas peran aktif adik-adik dari KMPA Tansa dan KPA Ampala, yang sudah menginisiasi program ini. Semoga aksi ini tidak berhenti sampai di sini, karena menjaga lingkungan, khususnya lapisan ozon, membutuhkan kolaborasi semua pihak, baik itu masyarakat, pemerintah, dan komunitas pecinta alam," pungkas Misja.
Kegiatan ini semakin meriah dengan kehadiran berbagai komunitas pecinta alam lainnya, termasuk KPAB Vulcanic, KPAB Phoenix, KPPA Tarantula, GMPA Panthera Pardus, dan Oi Intermezo.
Peringatan Hari Ozon Sedunia atau Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon dirayakan setiap tanggal 16 September.
Tanggal ini dipilih untuk memperingati penandatanganan Protokol Montreal pada tahun 1987.
Yakni sebuah perjanjian internasional yang bertujuan untuk melindungi lapisan ozon dengan menghentikan produksi dan konsumsi zat-zat perusak ozon, seperti klorofluorokarbon (CFC).
Perayaan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran publik tentang vitalnya lapisan ozon sebagai perisai alami bumi dari radiasi ultraviolet (UV) berbahaya dari matahari.
Setiap tahunnya, tema peringatan ini berfokus pada kemajuan yang telah dicapai dan tantangan yang masih dihadapi dalam upaya global untuk menjaga kesehatan planet kita.
Melalui peringatan Hari Ozon, berbagai negara dan organisasi di seluruh dunia melakukan kampanye, edukasi, dan aksi nyata untuk mendorong tindakan pro-lingkungan.
Upaya ini mencakup pengurangan emisi gas rumah kaca, penggunaan produk yang ramah ozon, serta penanaman pohon yang dapat membantu menyerap polutan.
Peringatan ini bukan hanya tentang merayakan pencapaian masa lalu, tetapi juga untuk memotivasi generasi sekarang dan mendatang agar terus berkomitmen menjaga lingkungan.
Ini adalah pengingat bahwa kolaborasi global sangat esensial untuk memastikan lapisan ozon tetap utuh, melindungi kehidupan di bumi dari dampak buruk yang tak terhindarkan jika lapisan pelindung ini menipis.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
• Steven Kandouw Sah Plt Ketua PDIP Sulawesi Utara, Ini Profilnya
| Kabut dan Petir Tak Menghalangi 12 Pendayung IATTA Taklukkan Jalur Menuju Pulau Likri |
|
|---|
| Daftar Nama Pengurus DPW IATTA Sulut Periode 2025-2030 yang Baru Dilantik |
|
|---|
| Mengenal Komunitas Dump Truck Bolmong Raya, Baru Terbentuk dan Didukung Pemerintah |
|
|---|
| Festival Seni Budaya Bantik dan Peringatan 76 tahun Gugurnya Pahlawan Robert Wolter Mongisidi |
|
|---|
| 50 Komunitas Pecinta Alam Sulut Gelar Ajang Bakudapa di Minahasa: Berbagi Ilmu, Pererat Silahturami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PECINTA-ALAM-Kelompok-Muda-Pecinta-Alam-KMPA-Tansa-dan-0-0-0.jpg)