Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PMI Ilegal

Daftar Nama 14 Warga Sulut yang Nyaris Jadi Korban TPPO di Kamboja dan Thailand

Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali dilakukan oleh Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Rizali Posumah
Polsek Bandara
DIGAGALKAN - Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali dilakukan oleh Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Pada Senin (8/09/2025) sekitar pukul 05.00 Wita, Polsek Bandara menggagalkan keberangkatan 10 penumpang pesawat. 

TRIBUNMANADO.COM - Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali dilakukan oleh Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Pada Senin (8/09/2025) sekitar pukul 05.00 Wita, Polsek Bandara menggagalkan keberangkatan 10 penumpang pesawat.

Mereka diduga akan diberangkatkan secara ilegal ke Kamboja untuk dipekerjakan sebagai scammer atau pelaku penipuan online.

Pada hari sebelumnya, Polsek Bandara juga telah menggagalkan 4 orang yang akan diberangkatkan ke Thailand.

14 warga Sulut ini diduga akan dipekerjakan sebagai admin judi online dan scammer.

Kapolsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, Ipda Masry, bersama Kanit Intelkam Aiptu Siswanto dan Banit Reskrim Bripka Antonius Sangkay, segera melakukan pencegahan setelah menerima informasi terkait keberangkatan tersebut. 

“Langkah pencegahan ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari potensi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. 

Saat ini para korban setelah diamankan di Polsek Kawasan Bandara sedang dimintai keterangan lebih lanjut.

"Akan dikoordinasikan dengan BP3MI Sulut,” ujar Ipda Masry.

Kata Masry, hasil dari upaya ini, Polsek Bandara berhasil mencegah terjadinya TPPO.

"Mengamankan para korban, serta mengantongi informasi awal mengenai jaringan perekrut," terang dia.


Ke depan, pihak kepolisian akan melakukan koordinasi dengan BP3MI Sulut, Imigrasi, dan Ditreskrimum Polda Sulut untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Termasuk menelusuri aktivitas grup WhatsApp “Holiday” yang digunakan sebagai sarana perekrutan para korban," terang dia.

Dirinya mengimbau agar masyarakat tidak muda tergiur dengan tawaran kerja dengan gaji besar.

"Apalagi tujuan ke Kamboja dan Thailand," pungkasnya.

Berikut daftar nama 14 warga Sulut yang berhasil diamankan:

1.Syalomita 
2.Rafael
3.Michel
4.Rey
5.Vano
6.Rahma 
7.Agrisye
8.Remon
9.Oktavia 
10.Hitler 
11.Marsye
12.Christo
13.Carsles
14.Marcihino. (Fer)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved