Opini
Kurban Pakai APBN, Bolehkah?
Bukan hanya soal agama, tetapi juga menyangkut etika penggunaan anggaran publik.
Dalam negara demokrasi, kritik terhadap penggunaan APBN merupakan hal yang wajar. Begitu juga pemerintah berhak menjelaskan alasan kebijakan tersebut secara terbuka.
Pada akhirnya, polemik kurban menggunakan APBN seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi hukum agama semata.
Yang lebih penting adalah bagaimana setiap kebijakan negara mampu menjaga rasa keadilan, kepekaan sosial, dan keberpihakan kepada masyarakat.
Sebab esensi kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, melainkan menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian kepada rakyat kecil. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Thread Tribun Manado, Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Harkitnas di Tengah Republik yang Lelah |
|
|---|
| Refleksi Hari Komunikasi Sosial Sedunia 2026: Menjaga Wajah dan Suara Manusia |
|
|---|
| Pertemuan Elite Politik Sulut: Rekonsiliasi atau Kalkulasi Kuasa? |
|
|---|
| Birokrasi Zombie: Mesin Administrasi yang Sibuk tetapi Tidak Produktif |
|
|---|
| Status Tersangka dan Batas Konstitusional Pemberhentian Kepala Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Tulisan-opini-Dosen-IAIN-Manado-Muhammad-Sukri-Foto-kolase.jpg)