Catatan Seorang Jurnalis
Catatan Seorang Jurnalis: Benteng Eropa Timnas Indonesia
Timnas sepakbola Indonesia diperkuat deretan bek tangguh yang berkiprah di Eropa dalam turnamen FIFA Series di GBK Jakarta pada 27-30 Maret 2025.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Indry Panigoro
Ringkasan Berita:
- Timnas Indonesia memiliki lini belakang kuat yang diisi pemain berkarier di Eropa seperti Emil Audero, Jay Idzes, dan Kevin Diks yang tampil impresif di klub masing-masing.
- Kekuatan di sektor pertahanan membuat pelatih John Hardman memiliki banyak pilihan berkualitas, terutama di posisi penjaga gawang dan bek.
- Meski lini belakang solid, kelemahan masih terlihat di lini depan yang belum cukup tajam, sehingga tim belum sepenuhnya seimbang.
Indonesia punya benteng Eropa. Tapi ini bukan cerita perang.
Tapi sepakbola.
Timnas sepakbola Indonesia diperkuat deretan bek (pemain belakang) tangguh yang berkiprah di Eropa dalam turnamen FIFA Series di GBK Jakarta pada 27-30 Maret 2025.
Bek-bek ini bukan sekedar main di Eropa, tapi menjadi tumpuan klub yang dibela.
Di bawah mistar, ada Emil Audero.
Kiper Cremonese ini jadi kiper dengan saves terbanyak di Seri A Italia dengan 94 saves dari 21 laga.
Ini berarti Emil jadi raja kiper di Italia.
Ini prestasi yang wow mengingat Italia adalah negeri penghasil kiper jempolan sepanjang masa.
Kiper jempolan tak hanya Emil seorang.
Ada Marthen Paes yang kini jadi kiper utama di klub raksasa Belanda Ajax Amsterdam.
Center bak di tongkrongi Jay Idzes.
Pemain Sassuolo ini tak kalah heboh dari Emil.
Di negeri seribu bek, Jay nangkring di peringkat 3 bek yang melakukan intersepsi.
Duetnya bersama Muharemovic jadi salah satu yang terkonsisten di Seri A.
Kemudian Kevin Diks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/JUMPA-PERS-Elkan-Baggott-dalam-sesi-jumpa-pers.jpg)