Opini
Muhasabah Pertengahan Ramadhan
Pertengahan Ramadhan adalah momen strategis untuk “berhenti sejenak”, melihat ke dalam, dan menilai kualitas ibadah kita.
Bahkan jika kita merasa awal Ramadhan kurang maksimal, pertengahannya bisa menjadi titik balik.
Dalam tradisi para ulama, pertengahan Ramadhan adalah fase transisi menuju sepuluh malam terakhir yang penuh kemuliaan.
Muhasabah pada akhirnya tidak berhenti pada hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga menyentuh hubungan horizontal dengan manusia.
Ramadhan seharusnya mampu untuk melunakkan hati, mengikis ego, dan mempererat ukhuwah.
Jika masih ada dendam dalam diri ini, maka inilah saatnya untuk memaafkan.
Jika masih ada hak orang lain yang tertahan, maka sekaranglah waktunya untuk menunaikannya.
Pertengahan Ramadhan bukan tanda bahwa waktu hampir habis, melainkan alarm lembut agar kita tidak terlena.
Ramadhan adalah madrasah ruhani; dan seperti siswa yang baik, kita perlu mengevaluasi proses belajar sebelum ujian akhir tiba.
Muhasabah di pertengahan Ramadhan akan menjadikan akhir Ramadhan kita terasa lebih berkualitas, lebih khusyuk, dan lebih bermakna.
Karena yang terpenting bukan bagaimana kita memulai Ramadhan, tetapi bagaimana kita menutupnya — dan apakah setelahnya kita benar-benar menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Pada bagian akhir tulisan ini, dapat digaris bawahi bahwa umur adalah rahasia Allah yang tiada seorangpun mengetahuinya.
Bersyukurlah mereka yang mampu memanfaatkannya dan merugilah bagi yang melewatkannya.
Semoga apa yang dilakukan dalam mengisi kehidupan ini senantiasa menjadi amal saleh dan bernilai ibadah di mata Allah swt.
Tentang Penulis:
- Alumni Pesantren LPI PKP Manado dan Multicultural Short Course Program The University of Adelaide South Australia.
- Saat ini sebagai Pengawas PAI pada Kantor Kementerian Agama Kota Manado
- Ketua DPW Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Prov. Sulawesi Utara
- Sekretaris Umum Yayasan Karya Islamiyah Manado
- Wakil Sekretaris PW. PERGUNU Sulawesi Utara
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/RAMADHAN-Supriadi-SAg-MPdI.jpg)