Opini
Pilkada oleh DPRD, Jalan Pulang Sentralisasi
Sejarah selalu mencatat, bangsa yang memilih jalan mundur, cepat atau lambat akan membayar mahal keputusannya dan pahitnya,
Kembali ke Jalan Lama
Pilkada langsung memang tidak sempurna. Ia punya cacat, biaya, dan dinamika yang keras.
Tetapi ia adalah instrumen paling jujur untuk memastikan bahwa kepala daerah berdiri di atas mandat rakyat, bukan di bawah bayang-bayang pusat.
Mengganti pemilihan langsung dengan mekanisme tertutup DPRD bukanlah solusi. Ia adalah pengingkaran atas otonomi daerah, amanah konstitusi, dan cita-cita Reformasi.
Saya menghabiskan sisa kopi hitam ini sambil mengingat satu pelajaran lama dan menegaskan bahwa sejarah selalu mencatat, bangsa yang memilih jalan mundur, cepat atau lambat akan membayar mahal keputusannya dan pahitnya, sering kali jauh berkali lipat dari kopi saya kali ini.
Wassalam,
Baso Affandi
(aktivis 98)
(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Tulisan-opini-oleh-Baso-Affandi-aktivis-98-Pilkada-oleh-DPRD-Jalan-Pulang-Sentralisasi-Foto.jpg)