Catatan Seorang Jurnalis
Jumat Agung: Sunyi Salib, Nyata Kasih
Salib menjadi bukti bahwa kasih sejati selalu siap memberi, bahkan ketika harus menanggung penderitaan.
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Kasih sejati hadir dalam pengorbanan, dan pengampunan adalah kekuatan.
Jumat Agung bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang hari ini.
Tentang manusia yang masih bergumul, namun tetap diberi kesempatan untuk berubah.
Sebagai jurnalis, saya mungkin tidak bisa mengubah dunia lewat sebuah tulisan saja.
Tapi saya bisa mulai dari hal kecil menulis dengan empati, melihat dengan hati, dan menghadirkan kebenaran tanpa melukai.
Pada akhirnya, Jumat Agung mengajak kita tidak hanya mengenang, tetapi menghidupi makna salib.
Kasih bisa hadir dalam hal sederhana.
Yaitu mengampuni, menolong, dan peduli.
Sebab dari salib lahir pengharapan.
Dan dari penebusan, manusia dipanggil untuk hidup dalam kasih. (Gryfid Joysman)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/IBADAH-Umat-Kristiani-di-Jemaat-GMIM-Betlehem-Kawangkoan-Baru-Minahasa-Utara.jpg)