Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Truk Bernopol Aceh Dirazia Bobby Nasution, Gubernur Aceh Beri Tanggapan

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, pun merespons hal tersebut. Ia meminta masyarakat Aceh tetap tenang dan tidak terpancing.

Editor: Isvara Savitri
kolase serambinews/humas pemrov aceh
TOLAK KOMPROMI - Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumut Bobby Nasution. Mualem memberikan keterangan terkait razia truk bernopol Aceh. 

TRIBUNMANADO.COM - Beberapa waktu lalu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, merazia truk bernomor polisi Aceh di perbatasan Aceh-Sumut.

Hal itu viral di media sosial hingga menuai sorotan banyak pihak.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, pun merespons hal tersebut.

Ia meminta masyarakat Aceh tetap tenang dan tidak terpancing.

Hal itu dumumkan pada forum Pendapat Akhir Gubernur Aceh terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBA Tahun Anggaran 2025 di ruang Serbaguna DPRA, Senin (29/9/2025) sore.

“Hana peu peduli tat, tanyoe tenang mantong, hana ta kira pih. Ta kira nyan angin berlalu, kicauan burung, yang merugikan dia sendiri (Tidak perlu ditanggapi, kita tenang saja, tidak kita anggap pun. Kita anggap itu angin berlalu, kicauan burung, yang rugi dia sendiri),” ucap Mualem, dilansir SerambiNews.com.

Namun, ia tetap mengingatkan agar masyarakat Aceh tetap waspada jika muncul kebijakan yang merugikan.

“Tapi tanyoe ta wanti-wanti chit. Menyoe ka di peubloe, ta bloe. Menyeu ka gatai ta garoe (Tapi harus kita wanti-wanti juga. Kalau sudah dijual, kita beli. Kalau gatal ya kita garuk),” tegas Mualem.

Pernyataan itu mengandung filosofi lokal, yaitu Aceh tidak akan memulai konflik, tetapi tidak akan tinggal diam jika haknya diganggu.

Sikap tersebut, mencerminkan prinsip kehormatan dan kedaulatan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Aceh.

Mualem menegaskan, masyarakat Aceh tidak perlu terpancing emosi atau melakukan tindakan balasan yang tidak produktif.

Klarifikasi Bobby Nasution

Diwartakan Tribun-Medan.com, Bobby Nasution telah menanggapi video penyetopan mobil truk berpelat Aceh di Langkat yang viral di media sosial.

Bobby Nasution Kemungkinan Diusung PDIP Maju Pilkada Sumut 2024
Bobby Nasution Kemungkinan Diusung PDIP Maju Pilkada Sumut 2024 (Tribun Medan)

Menurutnya, kegiatan penyetopan mobil truk tersebut merupakan bentuk sosialisasi tentang kewajiban menggunakan pelat Sumut bagi perusahaan yang berdomisili di Sumut pada tahun 2026 mendatang.

Ia menyebut, kegiatan pemberhentian mobil truk ini juga sudah diterapkan di beberapa provinsi seperti Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.

"Ini aturan sudah banyak dilakukan, bukan hanya di Sumut. Di daerah tetangga kita yang paling dekat, Riau sudah melaksanakan ini. Sama juga ada di Jawa Barat, Kalbar, Kalteng. Pak Gubernur juga sudah melakukan. Nah, di kita kenapa heboh," terangnya setelah Rapat Paripurna di DPRD Sumut, Senin.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved