Kunjungan Mentan RI
Menteri Amran di Manado: Minta Bareskrim Usut Bibit di Bengkol Minahasa Utara
Suasana di Desa Raya Bengkol, Mapanget, Manado, mendadak tegang saat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
"Terima kasih dengan kedatangan pak Menteri," ujarnya.
Meski mendapat teguran, ia merasa sang Menteri tidak menyalahkan mereka secara keseluruhan.
Yolanda mengakui adanya teguran terhadap kondisi kebun.
"Karena agak kotor," akunya.
Terkait jumlah bibit, ia mengklaim stok mereka mencukupi jika digabung dengan lokasi lainnya.
"Jika dihitung semuanya pasti pas 44 ribu," katanya.
Mengenai perbedaan ukuran buah kelapa yang dipersoalkan Menteri, Yolanda memberikan penjelasan teknis.
"Terima kasih dengan kedatangan pak Menteri," ucapnya lagi.
Ia menambahkan bahwa "secara ilmu buah yang kecil bukan berarti kurang."
Uniknya, ketegasan Amran justru menarik simpati para penyuluh yang hadir.
Di tengah suasana sidak yang panas, banyak dari mereka yang justru berebut melakukan swafoto.
Bahkan, saat sang Menteri hendak meninggalkan lokasi, suasana berubah haru ketika para penyuluh menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Amran yang genap berusia 58 tahun beberapa hari lalu.
Dirinya juga telah meminta Reskrim Polresta Manado dan Kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan.
"Saya minta segera diperiksa, saat ini juga," katanya.
Menurut Andi, pihaknya juga memberi teguran keras kepada semua pihak yang terlibat, khususnya di bawah kementerian pertanian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/MENTAN-RI-Suasana-di-Desa-Raya-Bengkol-Mapanget-Manado-7878.jpg)