LPG di Manado
Harga LPG Non-Subsidi Naik, Warga Manado Disebut Mengeluh
“Kurang tahu apakah mereka akan beralih ke gas 3 kg. Tapi semoga saja tidak,” tambahnya.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Harga Bright Gas 5,5 kg di Sulawesi Utara naik dari Rp 97 ribu menjadi Rp 114 ribu.
- Bright Gas 12 kg naik dari Rp 202 ribu menjadi Rp 238 ribu per kilogram.
- Kenaikan harga juga terjadi di agen-agen gas.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Selain bahan bakar minyak (BBM), pemerintah juga menaikkan harga LPG non-subsidi.
Kenaikan harga gas LPG non-subsidi tersebut cukup signifikan.
Misalnya harga Bright Gas 5,5 kg di Sulawesi Utara naik dari Rp 97 ribu menjadi Rp 114 ribu.
Kemudian Bright Gas 12 kg naik dari Rp 202 ribu menjadi Rp 238 ribu per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi di agen-agen gas.
Misalnya saja di Agen Tiara, Jalan 14 Februari, Teling Atas, Wanea Manado, Bright Gas 5,5 kg menjadi Rp 150 ribu.
"Kalau yang 12 kg jadi Rp 250 ribu," tutur penjaga agen, Rabu (22/4/2026).
Ia mengakui adanya kenaikan harga tersebut dan dampaknya terhadap konsumen.
"Ya ada sih yang mengeluh,” ujarnya.
Keluhan masyarakat cukup terasa, meskipun sebagian konsumen tetap membeli karena kebutuhan sehari-hari.
Ia juga belum dapat memastikan apakah kenaikan harga ini akan mendorong masyarakat beralih ke LPG subsidi ukuran 3 kilogram.
“Kurang tahu apakah mereka akan beralih ke gas 3 kg. Tapi semoga saja tidak,” tambahnya.
Hingga saat ini penggunaan LPG non-subsidi masih cukup tinggi di kalangan masyarakat.
Baca juga: Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Kini Diusut Kejati Sulut, 1 Perkara Sudah Naik Sidang
Baca juga: Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Mantan Rektor Unsrat Ellen Kumaat Tersenyum
Tabung ukuran 5,5 kilogram menjadi yang paling banyak diminati dibandingkan ukuran lainnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Sulawesi-Utara-Rabu-2242026-Harga-LPG-non-subsidi-ikut-naik.jpg)