Pekerja Migran
Identitas Perempuan Manado Diduga Disiksa Majikan di Libya, Minta Bantuan Presiden dan Gubernur YSK
Pekerja Migran asal kota Manado, Sulut ini, diduga mengalami penganiayaan oleh majikan di Libya
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Perempuan tersebut bernama Meylani Madalombang.2.Pekerja Migran asal kota Manado, Sulut ini, diduga mengalami penganiayaan oleh majikan di Libya.3.Di Libya ia terjebak selama 11 bulan, bekerja sebagai IRT tanpa surat kontrak.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak pekerja migran Indonesia di luar negeri yang mendapatkan perlakuan tak wajar.
Satu di antaranya dialami oleh seorang perempuan asal Manado, Sulawesi Utara.
Perempuan tersebut bernama Meylani Madalombang.
Baca juga: Pekerja Migran Asal Manado Diduga Dianiaya di Libya, Sering Dilempari Majikan dengan Benda Tajam
Ia kini bekerja di Libya.
Jarak antara Indonesia dan Libya mencapai 10.722 kilometer ditempuh sekitar 20 jam menggunakan transportasi udara.
Padahal awalnya ia dijanjikan bekerja di Turki.
Banyak perlakukan tidak wajar dari majikannya, hingga meminta bantuan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk dipulangkan.
Pekerja Migran asal kota Manado, Sulut ini, diduga mengalami penganiayaan oleh majikan di Libya.
Tak tahan, Meylani ingin pulang.
Tapi sulit.
Hingga kini, terjebak di negara tersebut dalam keadaan sakit.
Tribun manado beroleh video Meylani. Dalam video itu, Meylani minta tolong sambil menangis.
"Saya korban TPPO, awalnya dijanjikan penyalur untuk bekerja di Turki, tapi kemudian saya dibawa ke Dubai dan setelah itu Libya," katanya.
Di Libya ia terjebak selama 11 bulan, bekerja sebagai IRT tanpa surat kontrak.
"Saya dipekerjakan secara berlebihan, dieksploitasi, saya tak kuat, saya sudah sakit tulang belakang saya, majikan tak mau memulangkan saya, saya minta tolong pada menteri luar negeri, BP2MI dan Menteri HAM," kata dia.
Tribun manado menjumpai keluarga Meylani di Kelurahan Paal Empat lingkungan empat, Kecamatan TIkala, kota Manado, provinsi Sulut, Jumat (23/1/2026).
| Pekerja Migran Asal Manado Diduga Dianiaya di Libya, Sering Dilempari Majikan dengan Benda Tajam |
|
|---|
| Mau Kerja di Luar Negeri? Ini Kebutuhan Utama Harus Dimiliki, Tersedia 352.000 Lowongan |
|
|---|
| Pemprov Sulut Matangkan Pemulangan Pekerja Indonesia dari Beberapa Negara |
|
|---|
| Benny Rhamdani Siap Jamin Kepulangan Pekerja Migran Indonesia dari Luar Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pekerja-Migran-asal-kota-Manado-Sulut-ini-diduga-mengalami.jpg)