Cuaca Ekstrem di Manado
Khawatir Cuaca Ekstrem di Manado, Nelayan Karangria Pilih Tak Melaut
“Paling yang masih melaut hanya kapal-kapal besar di atas 30 GT. Perahu kecil tidak sanggup melawan ombak,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
PERAHU NELAYAN - Perahu nelayan di Pantai Karangria, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (6/1/2026). Nelayan tak melaut hari ini.
Beruntung, ia masih memiliki penopang ekonomi dari usaha sang istri yang berjualan dan mengelola warung makan.
“Kalau tidak melaut begini, kami masih lebih aman karena ada usaha keluarga,” tuturnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di Perairan Sulawesi Utara.
Masyarakat pesisir diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan aktivitas di laut selama cuaca ekstrem berlangsung.(*)
Berita Terkait: #Cuaca Ekstrem di Manado
| Cuaca Ekstrem di Manado Sebabkan Dahan hingga Pohon Tumbang di Jalan 17 Agustus |
|
|---|
| Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Jalan Lumimuut Manado, Sempat Tak Bisa Dilewati |
|
|---|
| Dilanda Angin Kencang Semalam, Manado Pagi ini Mendung, BMKG: Potensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Angin Kencang Semalam, Ranting dan Dedaunan Berserakan di Jalan 17 Agustus Manado |
|
|---|
| Warga Sebut Sampah Jadi Pemicu Banjir di Kelurahan Sario Manado Akhir Pekan Lalu |
|
|---|
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PERAHU-NELAYAN-Perahu-nelayan-di-Pantai-Karangria-Tuminting-Manado-Sulawesi.jpg)