Breaking News
Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem di Manado

Cuaca Ekstrem di Manado Sebabkan Dahan hingga Pohon Tumbang di Jalan 17 Agustus

Seorang warga, Ramadhan, mengungkapkan bahwa pohon tumbang di Jalan 17 Agustus bukanlah hal baru ketika cuaca buruk terjadi.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
DAHAN - Dahan yang berjatuhan di Jalan 17 Agustus, Bumi Beringin, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/4/2026). Hal ini akibat cuaca ekstrem semalam. 
Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem menimbulkan dampak di sejumlah titik.
  • Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan dahan berjatuhan.
  • Pohon tumbang di Jalan 17 Agustus bukanlah hal baru.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai kilat dan angin kencang melanda Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin (13/4/2026) malam-Selasa (14/4/2026) dini hari.

Hal ini menimbulkan dampak di sejumlah titik, salah satunya di kawasan Jalan 17 Agustus, Kecamatan Wenang.

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan dahan berjatuhan.

Seorang warga, Ramadhan, mengungkapkan bahwa pohon tumbang di Jalan 17 Agustus bukanlah hal baru ketika cuaca buruk terjadi. 

Pohon tumbang kerap terjadi terutama di area perkantoran yang dipenuhi pohon-pohon berukuran besar.

POHON TUMBANG - Sisa-sisa pohon tumbang di Jalan Lumimuut, Tikala, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/4/2026). Peristiwa ini akibat cuaca ekstrem.
POHON TUMBANG - Sisa-sisa pohon tumbang di Jalan Lumimuut, Tikala, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (14/4/2026). Peristiwa ini akibat cuaca ekstrem. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

"Sebaiknya sih yang memang besar dan rawan tumbang segera ditebang saja supaya tidak membahayakan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Astuti. 

Beruntung pohon tumbang dan dahan berjatuhan ketika malam hari ketika tidak ada orang melintas.

Hingga Selasa siang, ia masih melihat sejumlah dahan berjatuhan belum dibersihkan. 

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Baca juga: Jadwal Kapal dari Pelabuhan Manado 15 April 2026: 1 ke Maluku Utara

Baca juga: Gempa Bumi Guncang Bali Selasa 14 April 2026, Pusat Guncangan Berada di Kedalaman 10 Km

"Harapannya pohon-pohon yang besar segera ditebang saja supaya tidak membahayakan,” kata Astuti.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved