Cuaca Ekstrem di Manado
Khawatir Cuaca Ekstrem di Manado, Nelayan Karangria Pilih Tak Melaut
“Paling yang masih melaut hanya kapal-kapal besar di atas 30 GT. Perahu kecil tidak sanggup melawan ombak,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Cuaca ekstrem terjadi di Manado, termasuk di laut.
- Nelayan memilih tak melaut.
- Ada yang alih profesi, ada yang bergantung pada usaha lain.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Manado, Sulawesi Utara, berdampak langsung pada aktivitas para nelayan.
Gelombang tinggi dan angin kencang membuat sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Nelayan di Pesisir Karangria, Roy, menuturkan dirinya sudah berhenti melaut sejak kemarin.
Bahkan, beberapa rekannya telah berdiam di rumah sejak dua hari lalu.
Hal itu karena kondisi ombak dinilai tidak memungkinkan.
“Paling yang masih melaut hanya kapal-kapal besar di atas 30 GT. Perahu kecil tidak sanggup melawan ombak,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Sejumlah nelayan terpaksa mencari pekerjaan lain untuk bertahan hidup.
Ada yang menjadi tukang ojek, ada juga yang menjadi buruh bangunan.
Alih profesi tersebut dilakukan hingga cuaca kembali normal.
Hal serupa disampaikan nelayan lainnya, Jemi.
Saat cuaca buruk hampir tidak ada nelayan yang berani turun ke laut.
Mereka takut mengalami kecelakaan laut, seperti beberapa waktu lalu ketika ada nelayan hanyut dan baru ditemukan sebulan setelahnya.
“Ada yang ditemukan di Papua, ajuga yang ditemukan di perbatasan Filipina. Risiko seperti itu terlalu besar,” katanya.
Bagi Jemi, keputusan tetap di rumah adalah pilihan terbaik karena masih ada keluarga yang menunggu.
Baca juga: 1 Korban Kebakaran Pulang ke Rumah Keluarga, Bakal Kembali ke Panti Werdha Damai Manado
Baca juga: Korban Kebakaran Panti Werdha Damai di RSUD Manado Atasi Bosan dengan Jalan Ringan
| Cuaca Ekstrem di Manado Sebabkan Dahan hingga Pohon Tumbang di Jalan 17 Agustus |
|
|---|
| Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Jalan Lumimuut Manado, Sempat Tak Bisa Dilewati |
|
|---|
| Dilanda Angin Kencang Semalam, Manado Pagi ini Mendung, BMKG: Potensi Hujan Lebat |
|
|---|
| Angin Kencang Semalam, Ranting dan Dedaunan Berserakan di Jalan 17 Agustus Manado |
|
|---|
| Warga Sebut Sampah Jadi Pemicu Banjir di Kelurahan Sario Manado Akhir Pekan Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PERAHU-NELAYAN-Perahu-nelayan-di-Pantai-Karangria-Tuminting-Manado-Sulawesi.jpg)