Warga Sulut Korban TPPO
Bukan Cuma KTP, Ternyata Ini Berkas Harus Dilengkapi Warga Sulut Jika Mau Kerja Resmi di Luar Negeri
ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi, seperti untuk tenaga kesehatan (perawat/ners) yang membutuhkan kualifikasi tertentu.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID - Marak warga Sulawesi Utara (Sulut) kerja di luar negeri hingga berakhir penyiksaan.
Salah satu negara yang sering didatangi warga Sulut yakni Kamboja.
Mereka pun diduga menjadi korban TPPO karena bekerja tidak melalui jalur resmi.
Kini akhirnya terungkap berkas apa sebenarnya yang harus dilengkapi warga Sulawesi Utara (Sulut) jika ingin kerja resmi di luar negeri.
Belum banyak yang tahu, ternyata untuk bisa bekerja di luar negeri secara resmi, ada berkas yang wajib dilengkapi oleh warga Sulawesi Utara.
Informasi ini disampaikan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulut yang juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan tawaran kerja gaji tinggi.
Jangan gampang percaya dengan iming-iming kerja di luar negeri, apalagi dengan tawaran gaji yang fantastis.
Lebih baik pastikan dulu bahwa proses keberangkatan melalui agen yang sudah terdaftar secara resmi.
Kepala BP3MI Sulut, M. Syachrul Afriyadi, S.Kom., MAP melalui Tim Pelindungan dan Pemberdayaan BP3MI Sulut Lussy Lucia Lumi., Kamis (21/8/2025) mengatakan jika ada tawaran kerja yang mencurigakan, sebaiknya warga segera melapor.
Baik kepada pihak berwajib atau langsung ke BP3MI.
Lussy Lucia Lumi menjelaskan bahwa banyak kasus perekrutan ilegal yang menggunakan media sosial sebagai platform utama.
Perusahaan ilegal menjebak korban dengan tawaran gaji tinggi tanpa syarat yang jelas.
Padahal, untuk bisa bekerja di luar negeri secara resmi, ada berkas-berkas penting yang harus disiapkan.
"Sebenarnya, peluang kerja resmi di luar negeri sangat terbuka lebar. Negara-negara seperti Singapura, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Korea, bahkan hingga Jerman dan Bulgaria, membuka kesempatan bagi tenaga kerja Indonesia," jelas Lucia.
Hanya saja kata Lucia, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi, seperti untuk tenaga kesehatan (perawat/ners) yang membutuhkan kualifikasi tertentu.
Baca juga: Eks Pekerja Love Scam di Kamboja Sebut Ada Warga Sulut yang Tipu Bos Batu Bara Rp 120 M: Jago Merayu
Syarat Kerja di Luar Negeri
| Pasutri Asal Bitung Sulut Dipulangkan dari Kamboja, Ini Identitasnya |
|
|---|
| 2 Warga Bitung yang Jadi Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Dipulangkan ke Sulut, Keduanya Suami Istri |
|
|---|
| Identitas 5 Warga Sulut yang Diduga Jadi Korban TPPO Tujuan Thailand - Kamboja, 2 dari Tomohon |
|
|---|
| Breaking News Polisi Cegat 5 Warga Sulut yang Hendak ke Kamboja, Mereka Akui Ditawari Gaji Fantastis |
|
|---|
| Upaya Pencegahan TPPO, 3 Warga Sulut Calon PMI Diamankan Polisi di Bandara Sam Ratulangi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Warga-Sulut-yang-jadi-korban-TPPO-hendak-dibawa-ghjfhgh880890.jpg)