Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem di Bolmong

Cuaca Ekstrem Terjang Bolmong, Jalan Pinogaluman-Dumoga Amblas dan Sungai Meluap di Dua Kecamatan

Dampak cuaca ekstrem di  Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara menyebabkan ruas jalan penghubung Pinogaluman- Dumoga amblas. 

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Dokumen pribadi/BPBD Bolmong
CUACA EKSTREM - Dampak cuaca ekstrem di  Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara menyebabkan ruas jalan penghubung Pinogaluman-Dumoga amblas.  Selain itu, luapan air sungai juga terjadi di dua kecamatan di Bolmong. 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem menyebabkan jalan penghubung Pinogaluman-Dumoga di Bolmong amblas pada Rabu (11/3/2026).
  • Hujan dengan intensitas tinggi juga memicu luapan air sungai di Kecamatan Sang Tombolang dan Lolak.
  • Sekitar 15 rumah di Desa Cempaka terendam, sementara dampak di Desa Buntalo masih dalam pendataan.

TRIBUNMANADO.CO.ID, Bolmong - Selama dua hari terakhir, dampak cuaca ekstrem di  Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara menyebabkan ruas jalan penghubung Pinogaluman- Dumoga amblas. 

Selain itu, luapan air sungai juga terjadi di dua kecamatan di Bolmong.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Inglie Paputungan.

"Iya benar dua kejadian terjadi akibat cuaca ekstrem," ucap Inglie kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (12/03/2026).

Inglie mengatakan bahwa kejadian yang pertama akibat cuaca ekstrem ini yakni amblasnya jalan penghubung antara Pinogaluman-Dumoga pada Rabu 11 Maret 2026 kemarin.

"Jalan amblas ini terjadi kemarin," singkatnya.

Untuk penanganan kata Inglie pihak BPBD berkoordinasi dengan UPTD Provinsi.

"Kami koordinasikan dengan PUPR Provinsi dan sekarang sudah dalam penanganan," tambahnya.

Kejadian kedua terjadi di dua kecamatan yakni luapan air sungai karena intensitas hujan yang tinggi.

"Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sang Tombolang dan Kecamatan Lolak," tambahnya.

Inglie menjelaskan bahwa dari dua kecamatan tersebut terjadi di dua desa.

"Di Kecamatan Sang Tombolang di desa Cempaka, dan Kecamatan Lolak di desa Buntalo terjadi pada Rabu 11 Maret 2026 kemarin," jelasnya.

Akibat dari luapan sungai ini, puluhan rumah warga juga ikut terendam air sungai.

"Di desa Cempaka kurang lebih ada 15 rumah terendam, sedangkan di desa Buntalo kita sedang dalam pendataan," tandasnya.

Meski begitu tidak ada laporan korban jiwa dalam kedua insiden yang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow.

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved